• Sabtu, 10 Desember 2022

Tak Sembarangan Ngaku-ngaku Habib, Rabithah Alawiyah Mencatat hanya ada 151 Di Dunia Segaris Langsung

- Rabu, 21 September 2022 | 07:40 WIB
Kh Qurais Shihab yang juga ayahanda Najwa Shihab merupakan keturunan Habaib, tapi beliau sengaja tak menambahkan Habib di depan nama  (dok, Istimewa)
Kh Qurais Shihab yang juga ayahanda Najwa Shihab merupakan keturunan Habaib, tapi beliau sengaja tak menambahkan Habib di depan nama (dok, Istimewa)

BệBASbaru.com, DUNIA ISLAM – Gelar Habib bagi umat muslim tentu identik dengan keturunan Baginda Rasulullah SAW dari garis keturunan Fatimah RA dan Ali Bin Abi Thalib, lalu di tarik ke atas lagi yakni keturunan Hasan dan Husein Bin Ali.

Sehingga tak sembarangan mengaku-ngaku sebagai Habib atau keturunan Hasan dan Husein, karena Rabithah Alawiyah, organisasi pencatat keturunan Nabi Muhammad SAW, mendata hanya ada 151 marga segaris keturunan Nabi yang masih ada di dunia, termasuk Indonesia, di luar itu otomatis bukan termasuk segaris keturunan dengan Rasulullah SAW.

Dari marga ini, ada sejumlah nama yang kurang dikenal seperti Al Tuwainah, Al bin Sumaithon atau Al Quthhan. Sementara di Indonesia, segelintir marga yang familiar.

Baca Juga: Malam Ini Arba Mustamir yang Dipercaya Turunnya 360 ribu Bala Ke Bumi, Ini Doa atau Amalan Agar Terhindar Bala

Misalnya mantan Menteri Luar Negeri Ali Alatas atau mantan Menteri Agama Quraish Shihab. Putri Quraish Shihab, Najwa, populer lewat tayangan bertajuk 'Mata Najwa'.

Keluarga Shihab masih keturunan sayid. Selain Shihab, ada pula Assegaf. Habib Hasan bin Jafar Assegaf, misalnya, adalah pengasuh Majelis Taklim Nurul Musthofa. Ada juga Habib Lutfhi bin Yahya di Pekalongan, Jawa Tengah. Keduanya tersohor karena berdakwah.

Inilah marga-marga yang tak termasuk Alawiyyin (dok, tangkapan layar/tirto.id)

Di Indonesia, dari 100 kabilah Assadah Alawiyah, kini hanya 68 marga keturunan sayid yang tersisa. Mereka menyebar ke seluruh wilayah Indonesia, dari Jakarta, Surabaya, Sumatera hingga Kalimantan.

Di Condet, Jakarta Timur, kita juga bisa memperhatikan rutinitas para keturunan sayid. Di ujung Jalan Raya Condet, misalnya, aroma minyak wangi merebak saban kita melintas. Toko beraksara Arab mudah ditemui di sepanjang jalan ini selepas Markas Rindam Jaya hingga depan Pusat Grosir Cililitan.

Halaman:

Editor: Redaktur

Sumber: Beragam Sumber, tirto.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jangan Asal Wudhu, Ini Cara Berwudhu Sesuai Ajaran Islam

Kamis, 15 September 2022 | 13:53 WIB
X