• Jumat, 3 Desember 2021

Ciri Musim Kemarau Sudah Terlihat, di Balangan Diperkirakan Terjadi Pada Juli

- Jumat, 8 Mei 2020 | 10:53 WIB
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan, Alive Yoesfah Love (dok, radar banjarmasin)
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan, Alive Yoesfah Love (dok, radar banjarmasin)

BêBASbaru.com, SAHIBAR BANUA – Meskipun beberapa waktunya belakangan sempat beberapa kali hujan lebat mengguyur Balangan, namun hal itu saat ini masih dalam kategori normal. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan, Alive Yoesfah Love, Rabu (6/5) menegaskan, bahwa saat ini memang belum memasuki masa peralihan/transisi ke musim kemarau. "Hujan beberapa hari kemarin itu masih dalam batas normal. Curah hujan normal tersebut berkisar di 151 sampai 200 milimeter per detik,” terangnya. Namun, kata dia, karena di Kabupaten Balangan terbagi jadi dua zona iklim wilayah, maka ada curah hujan yang terjadi di atas normal. "Dua wilayah itu adalah Halong dan sekitarnya, kemudian wilayah Juai, Paringin, Paringin Selatan, Awayan, Batumandi, dan Lampihong," ungkapnya. Untuk wilayah Halong sendiri, lanjut Alive, curah hujan di atas normal yakni berkisar di 200 sampai 300 milimeter per detik. Meski berbeda curah hujan, namun saat terjadi hujan di Kabupaten Balangan durasinya cukup lama. Masih menurut Alive, musim kemarau diperkirakan akan masuk pada bulan Juli, sehingga pada bulan Juni-Juli akan terjadi musim pancaroba (transisi) dari musim hujan ke musim kemarau. "Di bulan tersebut curah hujan sudah turun berkisar di 50 sampai 100 milimeter per detik," ungkapnya. Kepada masyarakat, Alive mengimbau agar waspada di saat musim pancaroba, yang mana bisa saja terjadi hujan tiba-tiba, selain itu juga angin kencang," tukasnya.
Sumber: kalsel.prokal.co dan berbagai sumber

Editor: Admin

Terkini

Breaking News: Balangan Calap!

Minggu, 28 November 2021 | 11:15 WIB
X