• Jumat, 3 Desember 2021

Ngamuk Di Suruh Vaksin, Warga Aceh Pukuli Nakes Hingga Lebam dan Trauma

- Jumat, 1 Oktober 2021 | 08:11 WIB
Ogah di vaksin COVID-19, nelayan di Aceh amuki nakes dan hancurkan vaksin (dok, merdeka.com)
Ogah di vaksin COVID-19, nelayan di Aceh amuki nakes dan hancurkan vaksin (dok, merdeka.com)

BệBASbaru.com, DAERAH-BANDA ACEH - Sekelompok warga mengacak-acak lokasi vaksinasi Corona yang digelar di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Serangga, Kecamatan Susoh, Aceh Barat Daya. Akibat kejadian tersebut, satu orang tenaga kesehatan (nakes) mengalami lebam di kaki dan vaksin rusak.


"Kerusakannya lumayan parah," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy dalam keterangan kepada wartawan, Selasa (28/9/2021). Akibat amukan warga, terjadi sejumlah kerusakan di antaranya satu posko gerai vaksin, 9 vial vaksin (10 dosis), 33 vial vaksin Sinovac (2 dosis), alat medis berupa masker, hand sanitizer, alat tensi, jarum suntik, dan obat-obatan rusak serta tidak dapat digunakan lagi.


"Satu tenaga kesehatan atas nama Fanni Eprilia Tika (28) mengalami lebam di betis kanan bagian belakang akibat terkena benturan kursi plastik," jelas Winardy. Sejumlah warga mengamuk karena pengunjung di PPI Ujung Serangga sepi dan mempengaruhi pendapatan mereka. (Screenshot video viral).


Dia menyebutkan warga menolak dilakukan vaksinasi karena kurangnya edukasi tentang pentingnya vaksinasi Corona. Selain itu, masyarakat disebut tidak menerima digelar vaksinasi di PPI tersebut. "Nelayan marah dan tidak mau mengikuti kegiatan vaksin yang diadakan oleh pihak Polsek Susoh, Koramil/04 Susoh, Pol Airud, dan Puskesmas Sangkalan, karena kegiatan vaksinasi tersebut menyebabkan pengunjung di PPI Ujung Serangga sepi dan mempengaruhi pendapatan mereka," beber Winardy.


Sebelumnya, sejumlah warga di PPI Ujong Serangga mengacak-acak lokasi vaksinasi Corona. Momen itu terekam video dan viral di medsos. Terlihat massa berkumpul di lokasi yang dijadikan tempat vaksinasi. Di sana, beberapa orang tampak merusak meja. Masker dan kertas dokumen berserakan di lokasi.


Beberapa petugas keamanan mencoba menenangkan massa. Terdengar teriakan 'hidup masyarakat' dari sejumlah warga. Insiden itu disebut terjadi pagi tadi. Kepala Dinas Kesehatan Aceh Barat Daya, Safliati, mengatakan vaksinasi di lokasi tersebut digelar oleh pihak Puskesmas Sangkalan dan Muspika setempat. Dia menyebut aksi protes itu tidak berlangsung lama.


"Tadi waktu saya tiba di lokasi, kejadiannya sudah selesai. Petugas kita juga sudah dibawa ke Polres," kata Safliati saat dimintai konfirmasi. Dia menyebut ada delapan petugas kesehatan yang melakukan vaksinasi Corona di lokasi. Mereka dibawa ke Polres karena syok serta untuk dimintai keterangan. "Petugas kita baik-baik saja, mungkin tadi ada yang syok," jelas Safliati.


SUMBER: Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/


Halaman:

Editor: Admin

Tags

Terkini

X