• Jumat, 3 Desember 2021

Dubes RI di Turki, Lalu Muhamad Bela Ataturk dan Bilang Turki Tak Pertanyakan Akhlak Sukarno

- Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:57 WIB
Dubes RI untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal dengan Presiden Tayyip Erdogan  (dok, tempo.co)
Dubes RI untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal dengan Presiden Tayyip Erdogan (dok, tempo.co)

 

BệBASbaru.com, NASIONAL - Dalam tradisi atau prinsip diplomatik mengenal asas resiprokal (timbal balik) yang dipegang dunia internasional sejak Yunani Kuno, bahkan juga di era Kejayaan Islam. Karena itu ketika Turki menyetujui permintaan untuk mengganti nama Jalan Holland di depan gedung KBRI di Ankara menjadi Jalan Ahmet Sukarno, Indonesia pun sepatutnya mengabulkan apa yang diusulkan Turki.

 

Tapi sejauh ini negara itu belum secara resmi menyampaikan nama tokoh yang akan dijadikan nama jalan di Jakarta. Hanya saja bila merujuk asas resiprokal, bahwa Sukarno kategorinya Bapak Bangsa, menjadi sangat logis bila Turki mengusulkan Mustafa Kemal Pasha Ataturk.

 

"Tapi soal nama itu sepenuhnya ada di Turki, bukan usulan dubes, Pemprov DKI, maupun pemerintah RI," kata Duta Besar RI untuk Turki Lalu Muhamad Iqbal kepada tim Blak-blakan detik.com, Selasa (19/10/2021).

 

Ia mengungkapkan hal itu merespons keberatan sejumlah pihak di tanah air terkait rencana menjadikan Bapak Bangsa Turki, Mustafa Kemal Pasha Ataturk menjadi nama jalan di Jakarta. Alasannya, Ataturk dicap sebagai tokoh sekular dan merugikan Islam.

 

Halaman:

Editor: Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X