• Jumat, 3 Desember 2021

Agar Muktamar Tak Vulgar Mirip Kongres Parpol, 9 Kyai NU Minta Muktamar di Tunda Hingga Tahun 2022

- Kamis, 25 November 2021 | 08:54 WIB
9 Kyai NU keluarkan instruksi agar Muktamar di undur ke akhir Januari 2022, untuk hindari bentrokan seperti Kongres Parpol (dok, viva)
9 Kyai NU keluarkan instruksi agar Muktamar di undur ke akhir Januari 2022, untuk hindari bentrokan seperti Kongres Parpol (dok, viva)

BeBASbaru.com, INVESTIGASI - Sebanyak sembilan orang kiai sepuh atau Masyayikh Nahdlatul Ulama (NU) meminta agar Muktamar ke-34 NU di Lampung ditunda hingga akhir Januari 2022 mendatang.

Kesepakatan itu tertera dalam sebuah dokumen berisi dua halaman yang menunjukkan hasil pertemuan sembilan kiai sepuh itu pada Rabu (24/11) kemarin.


Baca Juga: Berlindung Di Balik UU, MKD Minta Arteria Tak Boleh Penuhi Panggilan Polisi

"Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama dilaksanakan dengan persiapan yang maksimal dan optimal. Karena itu idealnya Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama dilaksanakan pada akhir Januari 2022 bertepatan dengan Harlah NU ke-96," tulis salah satu butir kesepakatan para kiai sepuh dalam dokumen tersebut.

Kesembilan kiai sepuh NU yang menandatangani kesepakatan tersebut yakni Anwar Mansyur dari Jawa Timur, Abuya Muhtadi Dimyati dari Banten, Tuanku Bagindo H Muhammad Letter dari Sumatera Barat.

Baca Juga: Yahh Akhirnya Bakalan Pake Materai Lagi, Anggiat Pasaribu Ngaku Sedang Sakit Gigi dan Minta Maaf ke Arteria Da

Lalu, terdapat nama Manarul Hidayat dari Jakarta, Abun Bunyamin dari Jawa Barat, Ahmad Haris Shodaqoh dari Jawa Tengah, Abdul Kadir Makarim dari NTT, Muhsin Abdillah dari Lampung, dan Farid Wajdy dari Kalimantan Timur.

Selain meminta pelaksanaan Muktamar NU ditunda, para kiai sepuh itu juga menyepakati empat kesepakatan lain dalam dokumen tersebut.

Pertama, para kiai sepuh berharap agar Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama dapat berlangsung dalam suasana kekeluargaan, persaudaraan dan kebersamaan. Kedua, Muktamar NU juga harus disertai suasana teduh, aman, damai dan harmonis.

Ketiga, Muktamar ke-34 NU diharapkan dapat berkualitas dan bermartabat dalam rangka menyongsong Satu Abad NU.

Baca Juga: Sebut Media Terlalu Menyudutkannya, 14X Sidang Pejabat Cantik Aceh Ini Tetap Tak Mau Damai dengan Ibu Kandung


"Terakhir, Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama menghasilkan keputusan dalam rangka membangun kemandirian bangsa untuk perdamaian dunia," bunyi kesepakatan tersebut.

Terpisah, Wasekjen PBNU, Ulil Abshar sudah membenarkan dan telah menerima dokumen kesepakatan dari para kiai sepuh NU tersebut.

"Ya benar, kami telah menerima keputusan tersebut," kata Ulil kepada CNNIndonesia.com, Kamis (25/11).

Muktamar ke-34 NU sedianya akan digelar pada 23-25 Desember 2021 mendatang di Lampung.

Namun, kemungkinan gelaran itu akan dimundurkan atau dimajukan imbas dari penerapan PPKM Level 3 di seluruh Indonesia guna mengantisipasi Libur Natal dan Tahun Baru 2022.

Akan tetapi, sampai saat ini rapat PBNU sebagai pemilik wewenang sah untuk menentukan jadwal Muktamar bila mengalami penundaan belum memberikan keputusan resminya.

Sampai saat ini, terdapat kandidat calon Ketum PBNU yang diprediksi akan maju pada Muktamar Lampung.

Halaman:

Editor: Redaktur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kebakaran Gedung Cyber 1, Data Center Dalam Bahaya?

Kamis, 2 Desember 2021 | 19:50 WIB
X