• Jumat, 3 Desember 2021

Kok Teroris Mau di Temani? Instruksi Jenderal Dudung KKB Papua Dirangkul Bukan Diperangi

- Kamis, 25 November 2021 | 10:30 WIB
 Kepala Staf TNI AD (KSAD), Jenderal TNI Dudung Abdurachman, memberi instruksi terkait kepada prajurit yang bertugas di Papua.  (dok, Tribun)
Kepala Staf TNI AD (KSAD), Jenderal TNI Dudung Abdurachman, memberi instruksi terkait kepada prajurit yang bertugas di Papua. (dok, Tribun)

BệBASbaru.com, INVESTIGASI - Kepala Staf TNI AD (KSAD), Jenderal TNI Dudung Abdurachman, memberi instruksi terkait kepada prajurit yang bertugas di Papua. Dia meminta para prajurit menyayangi dan tidak menyakiti hati masyarakat setempat.

"Jangan sedikit pun berpikir untuk membunuh, kalian harus sayang masyarakat dan kalian harus tunjukkan rasa sayang kepada masyarakat Papua. Kamu harus baik pada masyarakat Papua, jangan menyakiti hati mereka," kata Jenderal Dudung di Timika, Papua, seperti dilansir Antara, Rabu (24/11/2021).

Dia menyebut kedatangannya ke Papua dalam rangka mengunjungi Satuan Tugas Operasi di Papua guna mendengarkan berbagai masukan dari prajurit dan mencari solusi mengatasi kesulitan yang dihadapi para prajurit dalam melaksanakan tugas operasi di Papua.

Instruksi Jenderal Dudung juga terkait penanganan terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Dia meminta agar prajurit TNI mampu merangkul kelompok bersenjata agar mereka bisa kembali ke pangkuan NKRI.

Baca Juga: Duit Hasil Ngerampok Berjamaah di ASABRI Rp16,2 Trilyun Di Sita Kejagung

"Satgas tidak harus memerangi KKB, namun mereka perlu dirangkul dengan hati yang suci dan tulus karena mereka adalah saudara kita. Keberhasilan dalam tugas bukan diukur dengan dapat senjata namun bagaimana saudara kita bisa sadar dan kembali ke pangkuan NKRI," ujar dia.

Dia juga berpesan kepada para prajurit TNI AD yang bertugas di Papua membaktikan diri kepada bangsa dan negara, serta menjaga dan melindungi masyarakat Papua.

Dia mengatakan tolok ukur keberhasilan tugas seorang prajurit TNI ialah disayangi, dicintai, dibanggakan, dan dikagumi oleh rakyat Papua.

"Bila kalian selesai Satgas dan masyarakat menangisi kalian karena masih ingin kalian tugas dan tinggal bersama-sama dengan mereka, berarti kalian sudah berhasil merebut hati dan simpatik masyarakat Papua," ujar dia.

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kebakaran Gedung Cyber 1, Data Center Dalam Bahaya?

Kamis, 2 Desember 2021 | 19:50 WIB
X