• Rabu, 26 Januari 2022

Setelah 'Muyak' Demo, MK Kabulkan Keinginan Para Buruh UU Ciptaker Harus di Rubah

- Jumat, 26 November 2021 | 10:36 WIB
Tak sia-sia para buruh berdemo, MK perintahkan Pemerintah dan DPR rubah UU Ciptaker karena melanggar UUD 45 (dok, CNN Indonesia)
Tak sia-sia para buruh berdemo, MK perintahkan Pemerintah dan DPR rubah UU Ciptaker karena melanggar UUD 45 (dok, CNN Indonesia)

BệBASbaru.com, NASIONAL - Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya mengumumkan hasil putusan terkait Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Baca Juga: Erick Thohir Di Minta Bongkar Oknum yang Nyogok Untuk Pindah Jabatan di BUMN  

Dalam sidang yang digelar secara virtual pada Kamis, 26 November 2021, MK menyatakan bahwa UU Cipta Kerja bertentangan dengan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia tahun 1945

"Bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945," ucap Ketua MK Anwar Usman, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari kanal Youtube resmi MK, Jumat, 26 November 2021.

Oleh karena itu, UU Cipta Kerja ini dinyatakan tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat secara bersyarat.

Baca Juga: Tuntut Upah Naik, 2 Juta Buruh Rencanakan Aksi Mogok Nasional 6-8 Desember! 

"Dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat secara bersyarat, sepanjang tidak dimaknai, tidak dilakukan perbaikan dalam waktu 2 tahun sejak putusan ini diucapkan," kata Anwar Usman.

Dalam putusannya, dia menuturkan bahwa UU Cipta Kerja masih tetap berlaku sampai dilakukan perbaikan sesuai dengan tenggang waktu yang ditentukan.

"Menyatakan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 245, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6573), masih tetap berlaku sampai dengan dilakukan perbaikan pembentukan sesuai dengan dilakukan perbaikan pembentukan sesuai dengan tenggang waktu sebagaimana yang telah ditentukan dalam putusan ini," tutur Anwar Usman.

Halaman:

Editor: Redaktur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X