• Rabu, 26 Januari 2022

Mantan Menkes: Aneh Kenapa Orang Sehat yang Dikejar-kejar Tes PCR  

- Sabtu, 27 November 2021 | 09:07 WIB
Siti Fadilah Supari menilai tes PCR untuk pasien Covid-19 seharusnya tidak dilakukan untuk orang yang sehat (dok, Grid Health - Grid.ID)
Siti Fadilah Supari menilai tes PCR untuk pasien Covid-19 seharusnya tidak dilakukan untuk orang yang sehat (dok, Grid Health - Grid.ID)

 

BệBASbaru.com, NASIONAL – Bukan hanya menyoroti soal COVID-19 yang mendadak hilang, Mantan Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari menilai tes PCR untuk pasien Covid-19 seharusnya tidak dilakukan untuk orang yang sehat.

Menurutnya, tes PCR sebetulnya dilakukan untuk mendiagnosis seseorang yang sakit.

Pemeriksaan itu pun harus berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter.

"Sebetulnya untuk mendiagnosa seseorang yang sakit itu harus dokter, jadi dari anamnesis, tanda-tanda, gejala, laboratorium, baru PCR," tutur Siti Fadilah Supari, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari kanal Youtube Karni Ilyas Club, Kamis, 25 November 2021.

Baca Juga: Tuntut Upah Naik, 2 Juta Buruh Rencanakan Aksi Mogok Nasional 6-8 Desember! 

Dia menjelaskan bahwa PCR merupakan alat tes untuk mengonfirmasi dan masuk ke dalam rangkaian akhir pemeriksaan.

"PCR adalah satu alat konfirmasi yang sudah diujung, jadi bukan PCR itu mendiagnosa, nah itu kesalahannya itu," kata Siti Fadilah Supari.

Oleh karena itu, dia menekankan bahwa tes PCR seharusnya dilakukan untuk orang-orang yang sudah mempunyai gejala.

Sedangkan orang-orang yang dalam kondisi sehat, seharusnya tidak 'dikejar' oleh tes PCR ini. "Seharusnya PCR hanya digunakan untuk orang-orang yang sudah mempunyai gejala. Jangan ada orang yang sehat dikejar-kejar di-PCR," ujar Siti Fadilah Supari.

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X