• Rabu, 26 Januari 2022

Mahfud MD Sebut Penyakit Birokasi Pemerintahan Yakni Mau Dilayani Enggan Melayani

- Kamis, 2 Desember 2021 | 09:46 WIB
 (dok, Galamedia - Pikiran Rakyat)
(dok, Galamedia - Pikiran Rakyat)

BệBASbaru.com, NASIONAL - Menteri Koordiantor Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menjelaskan bahwa birokasi pemerintah sejatinya merupakan penggerak pembangunan.

Hal itu disampaikan Mahfud MD saat menjadi pembicara dalam seminar nasional Reformasi Birokrasi bertema Peningkatan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi di Pemerintahan Daerah Melalui Komitmen Pimpinan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota, di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu, 1 Desember 2021.

“Birokrasi pemerintah sejatinya merupakan mesin penggerak pembangunan dalam rangka mencapai tujuan bernegara yang pada akhirnya mewujudkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: Di Larang di Monas, Panitia Reuni 212 Pindahkan Acara ke di Masjid Az Zikra

Mahfud MD meyakini, apabila pemerintah menjalankan reformasi birokrasi yang baik dan benar, maka pelayanan publik akan jauh lebih baik.

Reformasi birokrasi kata dia juga merupakan hal yang penting dan menjadi urusan bersama baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Sayangnya, reformasi birokrasi tidak akan berjalan jika mentalitas para birokrat dan pimpinannya tidak menjalankannya dengan baik.

Dia menyebutkan, salah satu penyakit yang menghambat berjalannya reformasi birokrasi adalah merasa dilayani, bukan merasa harus melayani publik.

Misalnya, menyebabkan pelayanan yang lambat, prosedur yg berbelit-belit dan budaya afiliasi yang merekat sehingga dapat mendorong terjadinya praktik KKN

Baca Juga: Lohh..! Kenapa Bandara Kualanamu di Jual ke India, Indonesia Bisa Terancam Bahaya  

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X