• Rabu, 26 Januari 2022

KSAD Jendral Dudung Suka Bawa-bawa Agama, MUI Minta Fokus Pertahanan dan Tumpas Perusuh NKRI Saja!

- Senin, 6 Desember 2021 | 11:33 WIB
Jenderal Dudung di anggap terlalu suka bawa-bawa Agama Islam, MUI pun bereaksi dan minta sang KSAD ini fokus ke tugas pertahanan dan menumpas perusuh saja (dok, tribun)
Jenderal Dudung di anggap terlalu suka bawa-bawa Agama Islam, MUI pun bereaksi dan minta sang KSAD ini fokus ke tugas pertahanan dan menumpas perusuh saja (dok, tribun)

 

BệBASbaru.com, NASIONAL - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis meminta Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jendral Dudung Abdurachman fokus menjaga pertahanan dan menumpas para pihak yang merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ketimbang bicara soal agama.

Baca Juga: Nahh Lohhh, Nitizen Udah Jengkel Doddy Masuk TV, 8 Ribu Orang Lebih Teken Petisi Boikot Doddy

Hal itu Cholil sampaikan merespons pernyataan Dudung yang meminta masyarakat jangan terlalu dalam mempelajari agama saat menggelar kuliah subuh di Masjid Nurul Amin, Kota Jayapura, Papua, beberapa waktu lalu.

"Baiknya fokus pada tugas pokoknya aja, yaitu pertahanan negara dan menumpas perusuh dan pembangkang NKRI," kata Cholil dalam akun sosial media Twitter resminya @cholilnafis. CNNIndonesia.com sudah diizinkan untuk mengutip cuitannya tersebut.

Cholil lantas mempertanyakan maksud Dudung agar jangan terlalu dalam mempelajari agama. Ia pun menawarkan program standarisasi dai MUI kepada Dudung jika hendak berganti profesi sebagai penceramah agama.

Baca Juga: Siskaee Suka Bugilpamer Bag 1: Di Buntuti Polisi Sejak dari Kulon Progo, Di Skak di Stasiun Bandung

"Saya menawarkan standardisasi da'i MUI kalau mau berganti profesi sebagai penceramah agama," ujarnya.

Sebelumnya, Dudung menyampaikan sambutan dalam kuliah subuh di sela kunjungan kerja ke Kodam XVII/Cenderawasih beberapa waktu lalu. Dalam videonya, Dudung menyinggung tingkat keimanan seorang muslim.

"Iman taklid, ada iman ilmu, ada iman iyaan, ada iman haq (haqul yaqiin), dan iman hakikat. Oleh karena itu, banyak sebagian dari orang Islam sering terpengaruh katanya hadis ini, katanya hadis itu, kata Nabi Muhammad SAW. Oleh karenanya jangan terlalu dalam, jangan terlalu dalam mempelajari agama," ujar Dudung.

Halaman:

Editor: Redaktur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X