• Rabu, 26 Januari 2022

BPK Temukan Masih Ada Saja Perjalanan Dinas Fiktif PNS, Nilainya Rp1.05 Milyar  

- Selasa, 7 Desember 2021 | 21:19 WIB
BPK menemukan permasalahan ketidakpatuhan yang menyebabkan kerugian, salah satunya mengenai perjalanan dinas fiktif. (dok, Merdeka.com)
BPK menemukan permasalahan ketidakpatuhan yang menyebabkan kerugian, salah satunya mengenai perjalanan dinas fiktif. (dok, Merdeka.com)

 

BệBASbaru.com, INVESTIGASI - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan permasalahan ketidakpatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan atas Laporan Keuangan Kementerian Lembaga (LKKL) dan Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara (LKBUN) 2020.

Dalam laporannya, BPK menemukan permasalahan ketidakpatuhan yang menyebabkan kerugian, salah satunya mengenai perjalanan dinas fiktif.

Dikutip dari lampiran Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester I (IHPS), Selasa (7/12/2021), BPK mencatat adanya 5 permasalahan belanja perjalanan dinas fiktif dengan nilai Rp 1,05 miliar.

Baca Juga: Antisipasi Banjir Rob Warga dan Relawan di Batola Terus Berjaga-jaga

Perjalanan fiktif ini di 5 entitas.

Selain itu, BPK juga menemukan belanja atau pengadaan barang/jasa fiktif lainnya di 5 entitas dengan nilai Rp 664,33 juta.

Ada juga 102 permasalahan terkait kekurangan volume pekerjaan dan/atau barang dengan nilai Rp 80,95 miliar.

Bukan hanya itu, BPK menemukan kelebihan pembayaran selain kekurangan pekerjaan dan/atau barang dengan nilai Rp 167 miliar dan pemahalan harga (mark up) dengan nilai Rp 7,24 miliar.

Baca Juga: Krisis Air Bersih, Kepala Desa Tanipah Kabupaten Banjar Harus Beli Air Bersih Saban Minggu  

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X