• Rabu, 26 Januari 2022

Ngerinya Gunung Semeru Meletus, Enggak Sampai Satu Menit Alam Langsung Gelap

- Rabu, 8 Desember 2021 | 09:49 WIB
Presiden Jokowi meninjau lokasi pengungsian korban erupsi Gunung Semeru yang terletak di Lapangan Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. Dalam kunjungan tersebut, Presiden Jokowi mendengarkan sejumlah cerita dari para pengungsi saat detik-detik Gunung Semeru tersebut erupsi. (dok, iNFOINDONESIA.ID)
Presiden Jokowi meninjau lokasi pengungsian korban erupsi Gunung Semeru yang terletak di Lapangan Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. Dalam kunjungan tersebut, Presiden Jokowi mendengarkan sejumlah cerita dari para pengungsi saat detik-detik Gunung Semeru tersebut erupsi. (dok, iNFOINDONESIA.ID)

BệBASbaru.com, DAERAH-LUMAJANG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Selasa, 7 Desember 2021 meninjau lokasi pengungsian korban erupsi Gunung Semeru yang terletak di Lapangan Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Jokowi mendengarkan sejumlah cerita dari para pengungsi saat detik-detik Gunung Semeru tersebut erupsi.

Menurut penuturan salah satu warga pengungsi korban erupsi Gunung Semeru kepada Presiden Jokowi, kejadian pada hari itu tidaklah sampai satu menit, dan semuanya kemudian menjadi gelap tertutup abu.

Baca Juga: Ternyata Arti Mimpi Seseorang yang Kita Benci, Ada Dua kemungkinan…Apa Itu?  

"Enggak sampai satu menit itu Pak, langsung gelap. Sebelumnya ada pemberitahuan memang, 25 getarannya katanya dari pusat pemantauan," ujar seorang warga kepada Presiden Jokowi, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Setkab.

Kemudian, menurut pengakuan seorang warga dari Dusun Kamar Kajang, sebelum kejadian tersebut, pos pemantauan telah memberikan peringatan melalui telepon genggam kepada warga.

Namun, mereka tidak menyangka bahwa erupsi yang terjadi pada hari Sabtu itu, ternyata lebih besar dari yang mereka perkirakan.

"Ada pemberitahuan, di HP sudah ada. Cuma dikira kecil Pak, dikira banjir kecil. 25 getarannya kecil biasanya. Nanti ada susulan yang lebih besar biasanya. Kalau pos pantau selalu siaga," tuturnya.

"Paniknya itu cuma panik abu, abunya itu loh Pak, kan gelap. Posisi jam 3 sore itu kejadian abu vulkanik. Hujan abu dulu, gelap, disusul lahar dingin," sambung salah satu pengungsi lainnya.

Baca Juga: Selain Semeru Ada Empat Gunung Berapi  Aktif Yang Patut Diwaspadai Di Indonesia  

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X