• Sabtu, 13 Agustus 2022

Mencla-mencle Pemerintah Bag 1: PPKM Level 3 Dibatalkan Jokowi, Ekonomi Dikatakan Bisa Meroket, Benarkah!

- Rabu, 8 Desember 2021 | 11:19 WIB
Pemerintah tiba-tiba batal menerapkan PPKM Level 3 diseluruh wilayah Indonesia pada musim libur Natal dan Tahun Baru (dok, Koran TEMPO - Tempo.co)
Pemerintah tiba-tiba batal menerapkan PPKM Level 3 diseluruh wilayah Indonesia pada musim libur Natal dan Tahun Baru (dok, Koran TEMPO - Tempo.co)

BệBASbaru.com, BISNIS - Pemerintah agaknya mulai 'kepedean' dalam menangani pandemi covid-19. Ketika seluruh dunia was-was dengan varian baru omicron, Indonesia justru tak berusaha membatasi mobilitas masyarakat pada musim libur Natal dan tahun baru (nataru).

Pemerintah tiba-tiba batal menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 di seluruh wilayah Indonesia saat musim libur nanti.

Padahal, jumlah penularan covid-19 berpotensi tinggi saat musim liburan nanti. Pasalnya, masyarakat akan bepergian bersama keluarga atau teman setelah bekerja selama satu tahun penuh.

Baca Juga: Hebatnya Aparat Kita, Jangankan Malaikat dan Nabi (Palsu), Raja-Ratu Agung Sejagat pun Dijebloskan Bui!

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengklaim Indonesia sudah siap menghadapi musim libur akhir tahun. Hal ini tercermin dari jumlah tes dan telusur yang lebih tinggi dibandingkan dengan tahun lalu.

"Penerapan level PPKM selama Nataru akan tetap mengikuti asesmen situasi pandemi sesuai yang berlaku saat ini, tetapi dengan beberapa pengetatan," ucap Luhut dalam keterangan resmi yang dirilis Selasa (7/12).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga tak ingin ada penyekatan selama libur nataru. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

"Presiden menyampaikan tidak perlu ada penyekatan-penyekatan tapi diperkuat di tempat ruang publik itu menggunakan PeduliLindungi," kata Tito.

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan pembatalan penerapan PPKM level 3 di seluruh wilayah Indonesia akan memberikan sentimen positif bagi ekonomi dalam negeri. Masyarakat akan percaya diri untuk berbelanja karena tak ada pembatasan di ruang publik.

Baca Juga: Kalau Sampai Warga Minta Langsung Ke Jokowi Perbaikan Jalan, Artinya Kepala Daerah Tak Peka

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X