• Rabu, 26 Januari 2022

Biarpun PPKM Level 3 Batal, Pemprop Bali Tetap Tak Membolehkan Pesta Kembang Api

- Rabu, 8 Desember 2021 | 15:26 WIB
Bali akan bolehkan pesta tahun baru, tapi tanpa pesta kembang api (dok, tirto.id)
Bali akan bolehkan pesta tahun baru, tapi tanpa pesta kembang api (dok, tirto.id)

 

BệBASbaru.com, DAERAH-BALI - Pengetatan bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) akan tetap diawasi dan diperketat meski Pemerintah Pusat melakukan pembatalan PPKM Level 3 saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Baca Juga: Diduga Perkosa ART Asal Indonesia, Paul Young Politikus Malaysia Tuding Ada Konspirasi

Dewa Nyoman Rai Dharmadi selaku Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Bali menyampaikan, bahwa sebenarnya PPKM Level 3 itu terkesan seperti PPKM Level 3 situasi yang lalu.

Dharmadi yang juga Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Bali menyebut sebenarnya bila dibaca betul-betul hanya pengetatan bagi PPDN dan sementara obyek-obyek wisata masih tetap dibuka.

"Padahal, kalau dirinci dan dibaca betul dalam persiapan nataru ini Level 3 beda banget dengan yang lalu. Hanya, pemberlakuan pengetatan bagi pelaku perjalanan dan obyek wisata tetap dibuka, tidak ada yang ditutup. Tetap ketat, keluar masuk wisatawan dan ketatnya terukur terkendali, kerumunan pun terkendali," kata Darmadi, saat dihubungi Selasa (7/12).

Baca Juga: Gimana Sihh, Banjir Sintang Surut Baru Di Kunjungin Jokowi, Beda dengan Gunung Semeru

Ia juga menyatakan, bahwa pengetatan bagi PPDN atau wisatawan sebelum Nataru juga sudah ketat. Namun, dengan PPKM Level 3 dibatalkan pihaknya mengingat kembali kepada aparat agar jangan kendor dan lalai mengawasi dan juga pada masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan.

"Hanya, mengingatkan kembali untuk pelaku perjalanan jangan kendor untuk terus mengingatkan dan betul-betul mengawasi dan menjaga betul daerahnya masing-masing," imbuhnya.

Ia juga menegaskan, kendati PPKM dibatalkan pesta kembang api di malam pergantian tahun tetap dilarang. Hal tersebut berpotensi terjadi kerumunan begitu juga kegiatan di klub malam di Bali akan diawasi agar tidak terjadi kerumunan.

Halaman:

Editor: Redaktur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X