• Rabu, 26 Januari 2022

Tokoh Dibalik Korupsi Garuda, Dirut Era Presiden SBY Yakni Emirsyah Satar Terima 46 Miliar Uang Suap dan TPPU

- Rabu, 12 Januari 2022 | 20:46 WIB
Dugaan korupsi kembali terendus di tubuh BUMN maskapai PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) (dok, Tribun)
Dugaan korupsi kembali terendus di tubuh BUMN maskapai PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) (dok, Tribun)

BệBASbaru.com, INVESTIGASI - Dugaan korupsi kembali terendus di tubuh BUMN maskapai PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). Kali ini kasusnya melibatkan pengadaan pesawat ATR 72-600.

Menteri BUMN Erick Thohir telah memberikan dokumen bukti-bukti terkait dugaan korupsi tersebut ke Kejaksaan Agung (Kejagung). Sementara Kejagung sudah blak-blakan bahwa dugaan kasus korupsi menyeret nama Emirsyah Satar.

Baca Juga: Mencla-mencle! Hanya Berlaku Beberapa Hari, Ekspor Batubara Kembali Resmi Dibuka Hari Ini  

"Iya, Emirsyah Satar," kata Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Febrie Adriansyah di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (11/1/2022).

Sebelumnya Jaksa Agung ST Burhanuddin mengungkapkan bahwa pengadaan pesawat ATR 72-600 itu dilakukan di era Direktur Utama Garuda Indonesia yang memiliki inisial ES. Meski tidak menyebut secara jelas, tapi dia memberikan kisi-kisi oknum tersebut tengah dipenjara.

Berikut 3 fakta terkait kasus-kasus korupsi Emirsyah:

  1. Terima Suap Rp 46 M

Memang, Emirsyah saat ini tengah mendekam dipenjara akibat terbukti menerima suap. Pada 2020 lalu, PN Jakpus telah menjatuhkan hukuman delapan tahun penjara kepada Emirsyah karena bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan pencucian uang pembelian pesawat hingga pemeliharaan pesawat Garuda.

Dia terbukti menerima suap sebesar Rp 46 miliar hingga akhirnya divonis 8 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan kurungan.

Baca Juga: Bosan dan Ingin Keluar dari Grup Whatsapp Tanpa Diketahui, Ini Tipsnya!  

  1. Cuci Uang

Selain suap, Emirsyah juga bersalah melakukan tindak pidana pencucian uang. Pencucian uang yang dilakukan Emirsyah bersama Soetikno Soedarjo dari suap pengadaan pesawat tersebut.

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X