• Sabtu, 28 Mei 2022

Haji 2022 Masih Belum Ada Kejelasan, Menag Yaqut Masih Tunggu Hingga Februari Ini  

- Selasa, 18 Januari 2022 | 10:01 WIB
Berharap pada Februari 2022 sudah ada kejelasan soal penyelenggaraan ibadah haji,mengingat waktu persiapan hanya tersisa sekitar empat bulan (dok, Kemenko PMK)
Berharap pada Februari 2022 sudah ada kejelasan soal penyelenggaraan ibadah haji,mengingat waktu persiapan hanya tersisa sekitar empat bulan (dok, Kemenko PMK)

 

BệBASbaru.com, NASIONAL - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berharap pada Februari 2022 sudah ada kejelasan soal penyelenggaraan ibadah haji, mengingat waktu persiapan hanya tersisa sekitar empat bulan, dengan asumsi pemberangkatan perdana pada 5 Juni.

"Kalau target, kita punya target, mudah-mudahan di bulan depan di Februari ada kejelasan," ujar Menag, saat rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI yang diikuti dari Jakarta, Senin.

Baca Juga: Bocah 7 Tahun Tajir Berkat Jadi YouTuber, Inilah 10 Daftar Paling Cuan di 2021

Yaqut mengatakan hingga saat ini otoritas Arab Saudi belum memberikan kepastian soal penyelenggaraan ibadah haji 1443 Hijriah/2022 Masehi, setelah sebelumnya pemberangkatan jamaah haji asal Indonesia tertunda selama dua tahun.

Sembari menunggu kepastian, Yaqut memastikan Kementerian Agama terus menyiapkan segala kemungkinan pemberangkatan calon jamaah haji lewat tiga skema, yakni kuota penuh, kuota terbatas, maupun tidak memberangkatkan sama sekali.

"Persiapan kita lakukan agar ketika apapun keputusan nanti yang diberikan terkait ibadah haji, kita semua sudah bisa siap melaksanakannya, baik itu dilaksanakan secara penuh, terbatas, maupun tidak sama sekali," kata dia.

Baca Juga: Rumah Mewah Para Sultan Dijual Murah, Tapi Pajaknya Bikin Kantong Nangis Coiii!

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai skenario, mulai dari persiapan kesehatan jamaah haji, petugas kesehatan haji, sarana dan prasarana di Indonesia dan Arab Saudi, serta hal teknis pandemi COVID-19.

Khusus untuk hal teknis pandemi COVID-19, Kunta mengatakan Kemenkes telah menyusun promosi kesehatan pencegahan COVID-19, dengan berkoordinasi dinas kesehatan di daerah, lalu penyiapan mekanisme swab PCR, penyusunan pedoman protokol kesehatan, baik untuk jamaah maupun petugas haji.

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X