• Sabtu, 28 Mei 2022

Kalau Jadi Berangkat, Jamaah yang Gagal Berangkat Haji Tahun 2020 Lalu Priotitas Tahun Ini

- Selasa, 18 Januari 2022 | 10:08 WIB
Jamaah yang berhak berangkat haji tahun 2020 akan diberangkatkan ke Tanah Suci tahun ini apabila Pemerintah Arab Saudi membuka pintu masuk bagi jamaah haji asal Indonesia. (dok, Okezone News)
Jamaah yang berhak berangkat haji tahun 2020 akan diberangkatkan ke Tanah Suci tahun ini apabila Pemerintah Arab Saudi membuka pintu masuk bagi jamaah haji asal Indonesia. (dok, Okezone News)

BệBASbaru.com, NASIONAL - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memastikan jamaah yang berhak berangkat haji tahun 2020 akan diberangkatkan ke Tanah Suci tahun ini apabila Pemerintah Arab Saudi membuka pintu masuk bagi jamaah haji asal Indonesia.

"Jamaah haji yang akan diberangkatkan pada 1443 Hijriah adalah jamaah haji yang berhak berangkat 1441 Hijriah atau 2020 Masehi," katanya dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI yang diikuti via daring dari Jakarta, Senin.

Baca Juga: Buzzer Istana Kompak Serang Dosen Ubedilah, ICW Bela Sebut Itu Proses Hukum yang Benar

Yaqut mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada informasi apa pun dari otoritas kerajaan Arab Saudi perihal penyelenggaraan ibadah haji, termasuk yang berkenaan dengan kuota jamaah haji.

"Kepastian tentang ada tidaknya penyelenggaraan ibadah haji 1443H/2022M belum dapat diperoleh. Pemerintah Arab Saudi belum dapat melakukan pembicaraan terkait (itu)," katanya.

Kendati demikian, ia mengatakan, Kementerian Agama tetap tetap melakukan persiapan mengacu pada tiga skenario kuota jamaah haji, yakni kuota jamaah penuh, kuota jamaah terbatas, atau sama sekali tidak boleh memberangkatkan jamaah ke Arab Saudi sebagaimana dua tahun lalu.

​​​​​​"Pemerintah saat ini masih bekerja dengan mempertimbangkan opsi penuh," kata Menteri Agama.

Baca Juga: Anggota DPR Ini Tuding 'Ratu Batu Bara' Kaltim Dikenal Licin dan Rusak Infrastruktur di Daerah Kaya SDA Itu

Ia berharap Arab Saudi segera memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan pelayanan ibadah haji mengingat waktu untuk mempersiapkan pemberangkatan jamaah haji sudah semakin terbatas.

Dalam kondisi normal, ia menjelaskan, pemerintah membutuhkan kepastian kuota jamaah haji paling tidak pada Desember sampai Januari agar bisa memberangkatkan jamaah dalam kelompok terbang pertama pada Juni.

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X