• Sabtu, 28 Mei 2022

Ternyata Kerangkeng Bupati Langkat Bukan Untuk Hukum Pegawainya, Tapi Tujuan Mulia…Apa Itu?  

- Senin, 24 Januari 2022 | 20:51 WIB
Temuan kerangkeng di rumah pribadi Bupati Langkat Nonaktif,Terbit Rencana Perangin-angin,diselidiki kepolisian. (dok, Tribun Jabar)
Temuan kerangkeng di rumah pribadi Bupati Langkat Nonaktif,Terbit Rencana Perangin-angin,diselidiki kepolisian. (dok, Tribun Jabar)

 

BệBASbaru.com, DAERAH-LANGKAT - Temuan kerangkeng yang dihuni empat orang, dengan salah satunya mengalami luka lebam, di rumah pribadi Bupati Langkat Nonaktif, Terbit Rencana Perangin-angin, diselidiki kepolisian.

Polisi menyebut kerangkeng yang diinisiasi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Langkat itu digunakan sebagai tempat rehabilitasi para pecandu narkoba selama 10 tahun namun tak memiliki izin.

"Kita kemarin mem-back-up kawan-kawan KPK melakukan penggeledahan. Kita mendatangi rumah pribadi Bupati Langkat. Ada tempat menyerupai kerangkeng berisi tiga, empat orang. Langsung kita dalami. Memang itu adalah tempat rehabilitasi yang dibuat oleh yang bersangkutan secara pribadi," kata Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, Senin (24/1).

Baca Juga: Untung Arteria Dahlan Tak Baperan, Rapat Bareng Kapolri Jadi ‘Ledekan’ Angde Lainnya

Baca Juga: Edy ‘Anak Genderowo’ Mulyadi Minta Maaf soal Kalimantan Tempat Jin Buang Anak

Saat itu, tambah Panca, satu dari empat orang yang dikerangkeng tersebut mengalami luka lebam. Polisi masih mendalami apakah benar orang-orang yang berada di sana diperbudak oleh Terbit Rencana.

"Itu masih terus berproses, anak-anak masih melakukan pemeriksaan. Tapi kemaren itu saya tanya, masalahnya apa kok bisa memar-memar itu? Saya tanya ke anggota di lapangan, Itu akibat dari karena, biasanya dia melawan dan baru masuk dua hari," jelasnya.

"Kita akan terus dalami. Saya lihat ada memar itu sedang kita periksa. Dan orangnya enggak sadar juga. Saat kita periksa itu, tes urine-nya positif," imbuh dia.

Selain itu, Terbit Rencana yang ditangkap KPK itu mempekerjakan orang-orang yang sudah sehat dari ketergantungan narkoba untuk bekerja di perkebunan sawit miliknya. Soal sistem kerjanya, Panca mengaku tak tau pasti.

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X