• Sabtu, 28 Mei 2022

Dulu Tak Laku Dijual, Kini Lumpur Lapindo Bernilai Ribuan Triliun Keluarga Bakrie Bakal Untung Besar?  

- Selasa, 25 Januari 2022 | 20:42 WIB
Lapindo Brantas Inc (LBI) masih menjadi buah bibir masyarakat hingga saat ini terkait dengan luapan lumpur lapindo di Sidoardjo (dok, Republika)
Lapindo Brantas Inc (LBI) masih menjadi buah bibir masyarakat hingga saat ini terkait dengan luapan lumpur lapindo di Sidoardjo (dok, Republika)

 

BệBASbaru.com, DAERAH-SIDOARJO  - Lapindo Brantas Inc (LBI) masih menjadi buah bibir masyarakat hingga saat ini. Pasalnya perusahaan ini kerap membetot perhatian publik terkait dengan luapan lumpur lapindo di Sidoardjo, Jawa Timur, sejak 2006 lalu.

Juni 2019, ketika pemerintah menagih utang Lapindo Rp773,382 miliar, perusahaan ini justru menagih balik utang kepada pemerintah. Tak tanggung-tanggung utang yang ditagih LBI kepada pemerintah besarnya lebih dari dua kali lipat, Rp1,9 triliun.

Baca Juga: Pengeroyokan Kakek Renta Wiyanto Halim Diduga Rekayasa, Ada Persoalan Serius Selama 33 Tahun!  

Menurut pihak LBI, utang pemerintah itu berasal dari dana talangan kepada pemerintah melalui aset kedua perusahaan.

Piutang tersebut diklaim juga telah diketahui oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) saat melakukan audit keuangan kepada kedua perusahaan tersebut pada Juni 2018.

LBI sendiri berutang kepada pemerintah karena adanya pinjaman yang diberikan pemerintah kepada perusahaan itu untuk melunasi pembelian tanah dan bangunan warga terdampak luapan lumpur lapindo yang diteken 10 Juli 2015.

Pemerintah sendiri sudah memberikan dana talangan untuk LBI lebih dari Rp11 triliun sejak 2006 hingga 2017. Jauh sebelum itu, LBI juga kerap mengundang kontroversi.

Baca Juga: Kenapa 1.400 Karyawan KB Bukopin Bisa 'Resign' Massal..?

Setelah gagal dijual kepada Lyte Limited seharga USD2 atau Rp18.400 (kurs kala itu), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) sebagai pemilik Lapindo Brantas Inc, terus mencari siasat lain untuk membuang perusahaan pembuat malapetaka itu.

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X