• Selasa, 9 Agustus 2022

Jangan Kaget! JaMude Makin Banyak di Jabar, Ini Kota-kotanya yang Didominasi Jande Cantik!

- Rabu, 29 Juni 2022 | 22:10 WIB
Berikut kota-kota dengan janda terbanyak di Jawa Barat (dok, Screenshot/Ist)
Berikut kota-kota dengan janda terbanyak di Jawa Barat (dok, Screenshot/Ist)

BệBASbaru.com, POST-Sudut Kota – Kata sahabat, di Jawa Barat itu hanya oknum yang tak cantik, nahh kalau di daerah ini banyak jandanya, gimana donkkk!

Inilah kota-kota dengan janda terbanyak di Jawa Barat, didominasi dengan pernikahan seumur jagung. Sehingga kota di Jawa Barat ini dilaporkan didominasi oleh janda muda..muda bingittt dahh.

Jawa Barat ini tercatat memiliki angka perceraian yang tinggi, penyebabnya pun beragam. Mulai dari masalah ekonomi, perselingkuhan hingga pertengkaran.

Bahkan jumlah janda di kota ini dilaporkan terus bertambah setiap tahunnya. Namun, hakim terlebih dahulu melakukan mediasi sebelum mengabulkan gugatan cerai dalam persidangan.

Berikut kota dengan janda terbanyak di Jawa Barat seperti dirangkum dari berbagai sumber, yang dikutip bebasbaru.com dari sindonews.com, Rabu (29/06/2022).

  1. Cirebon

Semenjak pandemi Covid-19 merebak, tercatat sekitar 7.328 kasus perceraian terjadi di Cirebon pada 2021. Pandemi yang menyebabkan orang-orang kehilangan pekerjaan menjadi faktor penyebab utama pasangan suami istri memilih untuk berpisah dan bercerai.

  1. Indramayu

Tercatat sekitar 12.000 pasangan suami istri resmi berpisah setiap tahun di Indramayu. Ironisnya, dari angka tersebut, rata-rata didominasi oleh pasangan suami istri muda yang memilih mengakhiri pernikahan mereka. Faktor yang paling berpengaruh pada tingginya angka perceraian ini adalah pernikahan usia dini. Alhasil, hubungan para pelaku pernikahan tersebut, yang notabene masih berusia muda, tidak mampu bertahan dalam pernikahan untuk waktu yang lama dan memilih mengakhiri pernikahan mereka.

  1. Sukabumi

Janda muda di Sukabumi terus bertambah. Data di Pengadilan Agama sepanjang Januari hingga Desember 2021 terdapat sebanyak 734 pasangan suami istri bercerai. Dari jumlah itu, perceraian didominasi usia 30 sampai 40 tahun dengan pernikahan yang seumur jagung. Panitera Muda Hukum PA Kota Sukabumi, Tuti Irianti menjelaskan, dari jumlah total pengaduan rinciannya 149 cerai talak dan 585 cerai gugat.

  1. Garut

Pada 2021, tercatat angka perceraian di Garut meningkat 5 persen. Secara keseluruhan ada sekitar 5.700 kasus perceraian yang diterima Pengadilan Agama Garut. Faktor yang menjadi penyebab tingginya angka perceraian di kota penghasil dodol ini adalah ekonomi, yang menjadikan pasangan suami istri lebih memilih berpisah daripada harus melanjutkan pernikahan dengan keadaan ekonomi yang sulit.

  1. Bandung

Berdasarkan data Dukcapil Bandung, tercatat sekitar 4.316 pasangan suami istri telah bercerai dalam beberapa bulan terakhir. Penyebab utama tingginya angka perceraian ini adalah faktor pandemi Covid-19 yang menyebabkan banyak masyarakat kehilangan lapangan pekerjaan dan memperburuk kondisi ekonomi banyak rumah tangga.

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X