• Selasa, 9 Agustus 2022

Mengejutkan, 25 Orang Polisi Ternyata Sengaja Halangi Proses Penyidikan Tewasnya Brigpol J

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 10:49 WIB
Pihak kepolisian telah menemukan fakta baru terkait kasus polisi tembak polisi di rumah Ferdy Sambo yang membuat Brigadir J meregang nyawa tersebut (dok, ANTARA FOTO/WAHDI SEPTIAWAN  )
Pihak kepolisian telah menemukan fakta baru terkait kasus polisi tembak polisi di rumah Ferdy Sambo yang membuat Brigadir J meregang nyawa tersebut (dok, ANTARA FOTO/WAHDI SEPTIAWAN )

BệBASbaru.com, INVESTIGASI – Intervensi Presiden Jokowi membuahkan hasil, hasil penyidikan internal kepolisian menyebutkan, tak tanggung-tanggung ada 25 polisi yang sengaja hambat proses penyidikan.

Tentu saja temuan ini sangat mengagetkan, jangan-jangan dalang terbunuhnya Brigpol J, memang perwira tinggi polri, hingga ini rela pasang badan, apalagi pangkatnya dimulai dari Jenderal Bintang 1 (Brigjend), Komisaris Besar (Kombes) hingga Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP).

Hal ini makin menguatkan spekulasi, setelah Kapolri mengeluarkan surat putusan untuk mencopot Ferdy sambo dari jabatannya sebagai Kadiv Propam Polri, akibat kasus baku tembak yang menewaskan Brigadir J.

Baca Juga: Breaking News: Bharada Eliezer Ditetapkan TSK Pembunuh Berencana Brigpol J, Tersangka Lain Bisa Bertambah

Pencopotan Ferdy Sambo akibat tewasnya Brigadir J tersebut berdasarkan surat resmi yang dirilis oleh Kapolri yaitu ST Nomor 1628/VIII/KEP/2022 tanggal 4 Agustus 2022.

Selain itu, pihak kepolisian juga telah menemukan fakta baru terkait kasus polisi tembak polisi di rumah Ferdy Sambo yang membuat Brigadir J meregang nyawa tersebut.

Polri telah mengantongi identitas pengambil rekaman CCTV di tempat insiden baku tembak di rumah Ferdy sambo yang mengakibatkan nyawa Brigadir J melayang.

Baca Juga: Breaking News: Mahfud Sebut, Tinggal Selangkah Lagi Dalang Pembunuh Brigpol J Terungkap!

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

"Kami dalami dan kami sudah dapatkan bagaimana pengambilan dan siapa yang mengambil juga sudah kami lakukan pemeriksaan. Pada saat ini tentu kami akan melakukan proses selanjutnya," ujar Kapolri.

Halaman:

Editor: Editor Alma

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X