• Rabu, 1 Februari 2023

Tak Cukup Hanya Minta Maaf, Polisi ‘Gebuk’ Panpel Berdendang Bergoyang Gara-gara Penonton Meluber

- Minggu, 30 Oktober 2022 | 19:16 WIB
Kepala Kepolisian Resor Jakarta Pusat Komisaris Besar Komarudin akan panggil panpel sebagai penanggung jawab acara ini, karena mencetak tiket melebihi kapasitas tempat (dok, tangkapan layar/net)
Kepala Kepolisian Resor Jakarta Pusat Komisaris Besar Komarudin akan panggil panpel sebagai penanggung jawab acara ini, karena mencetak tiket melebihi kapasitas tempat (dok, tangkapan layar/net)

BệBASbaru.com, NASIONAL – Panpel atau panitia pelaksana Berdendang Bergoyang Festival 2022 sudah menyampaikan permohonan maaf setelah polisi stop kegiatan karena meluber nya para penonton.

Polisi pun akan segera ‘gebuk’ panpel dan bakal di periksa, kenapa tiket di cetak melebihi kapasitas tempat acara.

Kegiatan yang dianggap sangat berbahaya, karena jumlah penonton yang melebihi kapasitas itulah yang menjadi alasan polisi menyetop kegiatan musik ini.

Baca Juga: Tragedi Maut Pesta Halloween Itaewon, Sejumlah Artis Ini Ucapkan Duka Cita yang Mendalam. Siapa Sajakah?

Untungnya, di dua hari pertama tak ada insiden, tapi di hari ke 3 atau penutupan, penonton yang datang sudah sangat mengkhawatirkan, sehingga polisi bersikap tegas.

"Saat ini dua orang penanggung jawab sedang kami mintai keterangan di Mapolres, (Jakarta Pusat)," ujar Kepala Kepolisian Resor Jakarta Pusat Komisaris Besar Komarudin kepada wartawan, Minggu (30/10/2022).

Komarudin menyatakan, dua penanggung jawab itu diperiksa terkait penjualan tiket yang tidak sesuai kapasitas lokasi.

"Seputar jumlah tiket yang dijual, yang tidak sesuai dengan kapasitas dan surat izin yang dikantongi penyelenggara," kata Komarudin. "Bisa berkembang ke hal lain," imbuh Komarudin.

Festival musik Berdendang Bergoyang itu diketahui terpaksa dihentikan kepolisian karena dugaan ketidakprofesionalan pengelolaan acara.

Halaman:

Editor: Redaktur

Sumber: Beragam Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X