• Rabu, 1 Februari 2023

Gempa Sukabumi Akibat Bergesernya Lempeng Indo-Asutralia, Kenapa Malah Pulau Jawa yang Bergoyang?

- Kamis, 8 Desember 2022 | 21:02 WIB
Lempeng Indo - Australia kembali jadi momok gempa di Sukabumi, tapi Australia aman-aman ajee tuhh (dok, ruangguru)
Lempeng Indo - Australia kembali jadi momok gempa di Sukabumi, tapi Australia aman-aman ajee tuhh (dok, ruangguru)

BEBASBARU.COM, DAERAH-Sukabumi – Lagi-lagi patahan lempeng indo-Australia yang menjadi sebab terjadinya gempa di Sukabumi, uniknya, kenapa malah Indonesia terus yang kena gempa, bukannya Australia?

Inilah yang menjadi pertanyaan, deformasi lempengan Indo-Australia seakan jadi momok bagi Indonesia, terutama Pulau Jawa.

Terlebih dalam rentang yang berdekatan, sudah 4 kali gempa, yakni di Cianjur, Garut (Jawa Barat), Jember (Jatim) dan hari ini kembali lagi ke Jawa Barat, yakni Sukabumi.

Baca Juga: Sempat Mengejutkan Penggemar, V BTS Ikut Tampil di Variety Show Park Seo Joon dan Choi Woo Shik!

Akibat adanya deformasi atau patahan batuan dalam Lempeng Indo-Australia.

Dikutip bebasbaru.com dari Antara, Kamis (08/12/2022), Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, mengemukakan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,09 derajat Lintang Selatan.

106,95 derajat Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 122 kilometer.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya deformasi atau patahan batuan dalam Lempeng Indo-Australia yang populer disebut sebagai gempa intraslab atau gempa Benioff," paparnya.

Ia menambahkan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Halaman:

Editor: H. Masruddin

Sumber: ANTARA, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X