• Rabu, 1 Februari 2023

1.800 Rumah Berada Persis di Atas Patahan Cugenang yang Luluh Lantakan Cianjur, Solusinya Mereka Harus Pindah!

- Jumat, 9 Desember 2022 | 06:48 WIB
Patahan Cugenang diminta disterilkan, karena daerah ini paling parah terdampak gempa (dok, tangkapan layar/net)
Patahan Cugenang diminta disterilkan, karena daerah ini paling parah terdampak gempa (dok, tangkapan layar/net)

BEBASBARU.COM, DAERAH-CianjurPatahan Cugenang yang meluluh lantakan Kabupaten Cianjur, lalu ratusan kali gempa susulan memang merupakan patahan baru yang teridentifikasi.

BMKG pun mengakui bukan kecolongan, tapi patahan tersebut memang tidak terdeteksi sama sekali, juga kekuatannya.

Akibatnya, BMKG tak bisa memberikan peringatan pada warga yang membangun rumahnya persis di atas patahan Cugenang.

Baca Juga: Timnas Portugal Heboh, Jelang 8 Besar Ronaldo Diisukan Mau Pulang Merajuk Dicadangkan, Ini Kata PSSI Portugal

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, patahan gempa Cianjur merupakan patahan yang baru teridentifikasi. Patahan baru itu dinamakan patahan Cugenang.

"Berdasarkan hasil analisis focal mechanism serta memerhatikan posisi episenter gempa utama dan gempa susulan, dapat diketahui bahwa patahan pembangkit gempa bumi Cianjur merupakan patahan baru," ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam konferensi pers yang diikuti secara daring di Jakarta, Kamis (8/12/2022).

Berdasarkan analisis mekanisme pergerakan patahan dan episenter gempa utama serta susulan, ujar Daryono, patahan tersebut mengarah ke N 347 derajat timur dan kemiringan (dip) 82,8 derajat dengan mekanisme gerak geser menganan (dextral stike-slip).

Dikutip bebasbaru.com dari antara.com, Jumat (09/12/2022), Daryono menyampaikan, BMKG merekomendasikan permukiman di daerah seluas 8,09 kilometer persegi.

Dengan hunian sekitar 1.800 rumah yang berada di dalam zona bahaya patahan geser Cugenang, meliputi sebagian Desa Talaga, Sarampad, Nagrak, dan Cibulakan untuk direlokasi.

Halaman:

Editor: H. Masruddin

Sumber: ANTARA, Beragam Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X