• Jumat, 3 Desember 2021

Perjanjian Antar-Pemerintah Rusia-China Tentang Peluncuran Rudal Balistik

- Rabu, 24 November 2021 | 21:17 WIB
Menyetujui peta jalan (road map) kerja sama militer 2021-2025. Persetujuan ini dicapai pada pertemuan kerja mereka yang diadakan melalui konferensi video  (dok, Ministry of Defence of the Russian Federation)
Menyetujui peta jalan (road map) kerja sama militer 2021-2025. Persetujuan ini dicapai pada pertemuan kerja mereka yang diadakan melalui konferensi video (dok, Ministry of Defence of the Russian Federation)

BệBASbaru.com, INTERNASIONAL - Menteri Pertahanan Rusia , Sergey Shoigu dan timpalannya dari China Wei Fenghe menyetujui peta jalan (road map) kerja sama militer 2021-2025.

Persetujuan ini dicapai pada pertemuan kerja mereka yang diadakan melalui konferensi video pada Selasa (23/11/2021).

Pembicaraan itu juga dihadiri oleh Panglima Angkatan Laut Rusia, Laksamana Nikolai Yevmenov dan Kepala Angkatan Udara Rusia, Sergei Surovikin.

Sementara dari pihak China hadir Komandan Angkatan Laut China Laksamana Dong Jun dan Kepala Angkatan Udara Kolonel Jenderal Chang Dingqiu.

Baca Juga: Mata Uang Lira Rontok Terhadap Dolar AS, Presiden Erdogan di Demo dan di Minta Mundur  

“Perjanjian antar-pemerintah Rusia-China termasuk untuk saling memberi tahu satu sama lain tentang peluncuran rudal balistik dan pembawa roket ruang angkasa akan diperpanjang,” kata Shoigu, seperti dilaporkan kantor berita TASS.

"Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk memberi tahu Anda bahwa kami telah menyelesaikan prosedur intra-negara yang diperlukan untuk protokol perpanjangan perjanjian antar-pemerintah Rusia-Cina pada 13 Oktober 2009 tentang saling memberi tahu satu sama lain tentang peluncuran rudal balistik dan peluncuran rudal balistik, dan pembawa roket ruang angkasa mulai berlaku," lanjut Shoigu.

Baca Juga: Tak siap Diintai Paparazi Setiap Waktu, Mantan Pacar Ungkap Ngeri Pacaran dengan Pangeran Harry  

Menurutnya, pertukaran informasi lebih lanjut akan berkontribusi untuk melanjutkan kerja sama bilateral di kawasan Asia-Pasifik dan memperkuat rasa saling percaya di bidang militer. “Perpanjangan kesepakatan adalah bukti tingkat kepercayaan yang tinggi antara Rusia dan China,” Shoigu menekankan.

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X