• Rabu, 8 Desember 2021

Satgas Dibilang “Tebang Pilih” Penegakan Protokol Kesehatan Covid-19 di Banjarbaru Karena Sasar Kalangan Bawah

- Selasa, 13 Oktober 2020 | 08:56 WIB
Aparat gabungan di Banjarbaru dianggap teang pilih, karena hanya menyasar warga bawah (dok, antaranews.com)
Aparat gabungan di Banjarbaru dianggap teang pilih, karena hanya menyasar warga bawah (dok, antaranews.com)

BêBASbaru.com, BANJARBARU – Sejak dikeluarkannya Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 27 Tahun 2020, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Banjarbaru gencar melakukan pendisplinan di berbagai titik kerumunan masyarakat.


Alih-alih upaya tersebut sudah dianggap maksimal, justru banyak yang menilai pendisplinan di wilayah Banjarbaru terkesan tebang pilih, lantaran hanya menyasar para pelaku usaha golongan ke bawah. Contohnya, seperti pedagang kaki lima (PKL), pedagang pasar, maupun pedagang warung.


Kondisi tersebut mendapat sorotan dari Komisi I DPRD Banjarbaru. Bahkan, wakil rakyat menilai penegakan protokol kesehatan Covid-19 di Banjarbaru seperti pisau yang hanya tajam ke bawah.


“Kami sepakat seharusnya penegakan protokol kesehatan Covid-19 itu seperti silet yang tajam ke semua arah,” kata Ketua Komisi I DPRD Banjarbaru HR Budiman, Senin (12/10/2020).


Budiman sendiri mengakui, pendisplinan protokol kesehatan di Banjarbaru memang sangat jarang menyentuh para pelaku usaha kalangan atas, seperti cafe, restoran maupun tempat hiburan. Hal ini yang menurutnya dapat memunculkan stigma di kalangan pelaku usaha lainnya.


“Kalau lemah dari segi penegakan, ya itu memang lemah. Seharusnya, penegakan protokol kesehatan tidak pandang bulu. Perwali itu kita dukung. Tapi harus komprehensif,” tegasnya.


Rencananya, Komisi I DPRD Banjarbaru akan mengagendakan pertemuan dengan Satgas Covid-19, membahas sejauh mana langkah-langkah penegakan protokol kesehatan yang selama ini telah berjalan. Termasuk mendalami berbagai permasalahan di lapangan.


“Kami akan memanggil Satgas Covid-19 Banjarbaru. Kita ingin mengetahui sejauh mana langkah-langkah penegakan Covid-19. Pokoknya kita hearing dan evaluasi. Karena jujur saja, kami selalu memantau kinerja Satgas dan ini selalu menjadi pembicaraan anggota dewan,” aku kader PDIP ini.


Komisi I DPRD Banjarbaru sendiri menginginkan prioritas utama Satgas Covid-19 tak hanya dalam upaya penegakan dan pendisplinan saja. Melainkan, sosialiasi dan edukasi untuk mengubah perilaku masyarakat Banjarbaru demi budaya yang lebih sehat.

Halaman:

Editor: Admin

Terkini

Tapin Juga di Terjang Banjir Rob dan Rendam 15 Desa

Rabu, 8 Desember 2021 | 21:01 WIB

17 Kecamatan di Batola Terdampak Banjir Rob

Senin, 6 Desember 2021 | 20:47 WIB
X