• Sabtu, 16 Oktober 2021

Positif Covid-19 Terus Melesat di Banjarmasin Melesat, Disdik Tetap Gelar PTM

- Minggu, 11 Juli 2021 | 06:46 WIB
Kondisi RS Ulin yang mulai overload dengan pasien korona (dok, iNews)
Kondisi RS Ulin yang mulai overload dengan pasien korona (dok, iNews)

BệBASbaru.com, BANJARMASIN - Angka kasus Covid-19 di Banjarmasin dalam sepekan terakhir melonjak tajam. Bahkan dalam kurun waktu empat hari, tercatat ditemukan sebanyak 50 kasus baru Covid-19. Meskipun grafik kasus Covid-19 di Banjarmasin terus melesat, namun Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin tetap dengan rencananya yakni menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM).



Malah rencananya PTM yang rencananya digeber Senin (12/7/2021) ini, berlaku untuk jenjang PAUD, SD hingga SMP. Kepala Disdik Banjarmasin, Totok Agus Daryanto mengatakan opsi menggelar PTM ini sendiri dikarenakan beberapa hal.



"Keputusan ini salah satunya berdasarkan kondisi Banjarmasin hingga hari ini. Dan saat ini tidak ada zona merah di Banjarmasin. Selain itu kita pun juga sudah mendapat rekomendasi dari Satgas Covid-19 Banjarmasin," ujar Totok, Sabtu (10/7/2021). Totok menambahkan bahwa pihaknya baru akan mengurungkan wacana PTM apabila nantinya Banjarmasin kembali berada di zona merah Covid-19.



"Kalau zonanya oren dan hijau, kita tetap dengan opsi PTM. Dan kalau nanti di Banjarmasin diberlakukan PPKM darurat, mungkin juga akan kita setop," jelasnya. Dibeberkan juga oleh Totok, pihaknya tetap pada opsi menggelar PTM ini juga dikarenakan kondisi darurat kurikulum.



"Kita darurat kurikulum juga. Misalnya saja anak-anak kelas dua SD hari ini, belum tentu bisa membaca, menulis, menghitung (calistung). Karena Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tidak seefektif PTM," katanya. Memang lanjut Totok, orangtua atau wali siswa bisa memberikan solusi bagi anak-anaknya, dengan cara mengajar sendiri anak-anaknya atau memasukkan anaknya ke tempat les.

Halaman:

Editor: Admin

Tags

Terkini

Jembatan Alalak Berubah Jadi Pasar Malam

Senin, 4 Oktober 2021 | 07:26 WIB
X