• Jumat, 22 Oktober 2021

Di Serang Hama Busuk, Cabe Tiung di Rantau Keminting HST Terpaksa di Buang

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:05 WIB
Ilustrasi, serangan hama pada cabe yang membuat busuk dan mengering  ((dok, mitalom))
Ilustrasi, serangan hama pada cabe yang membuat busuk dan mengering ((dok, mitalom))

BệBASbaru.com, HULU SUNGAI TENGAH - Petani cabe tiung di Desa Rantau Keminting, Kecamatan Labuanamas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) kini menghadapi serangan penyakit busuk buah (antraksnosa).

 

Sebagian buah cabe membusuk sehingga terpaksa dibuang setelah panen melalui proses sortir sebelum dijual ke pedagang pengumpul.  Saibatul Hamdi, salah satu petani cabe tiung mengatakan, serangan penyakit tersebut terjadi disaat cabai mulai matang.

 

“Sudah disemprot tapi belum bisa hilang. Untungnya hanya sekitar 30 persenan yang rusak. Tapi ini cukup menimbulkan kerugian karena hasil panen tak maksimal,”ungkapnya ditemui banjarmasinpost.co.id,  Jumat 8 Oktober 2021 kemarin.

 

Baca Juga: Pemilik Warung ‘Ma’ungut’ Objek Wisata Pagat Barabai Tutup Total 

 

Saibatul sendiri mengatakan bertani cabe sudah  beberapa tahun. Tetapi, Baru kali ini mengalami serangan penyakit ini. Pohon cabenya ditanam sebelum banjir bandang Januari 2021 lalu. Diapun sempat merasakan ‘pedasnya’ harga cabe pasca banjir dengan harga tertinggi Ro 115 ribu per kilogram.

Halaman:

Editor: Redaktur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X