• Jumat, 3 Desember 2021

Udah di Periksa KPK, Rini Bilang Hubungannya ‘Biasa Saja’ dengan Bupati HSU, Bak Ayah dan Anak!

- Rabu, 24 November 2021 | 14:20 WIB
Bupati Non Aktif Abdul Wahid dan Ketua KPK Firli Bahuri (dok, tribun)
Bupati Non Aktif Abdul Wahid dan Ketua KPK Firli Bahuri (dok, tribun)

 

BệBASbaru.com, TABALONG – Uang gratifikasi atau uang suap yang diterima Bupati HSU non aktif H Abdul Wahid di duga mengalir ke mana-mana.

Salah satunya mantan bidan kontrak yang kini menjadi wakil rakyat di DPRD Kabupaten Tabalong dari Fraksi PDIP, Rini Irawaty.

Baca Juga: Lagi Kasus Korupsi di HSU, Kejari Panggil Pemprov Kalsel Dugaan Mark Up Pengadaan Tanah Samsat di Amuntai

Kasus OTT KPK di HSU yang saat ini juga telah menjadikan Bupati HSU H Abdul Wahid sebagai satu dari empat tersangka.

Politisi perempuan dari PDIP ini telah diperiksa petugas KPK yang meminjam satu ruangan di Mapolres HSU, Senin (22/11/2021) sore lalu.

Terkait pemeriksaan ini, Rini Irawanty yang ditemui di Kantor DPRD Tabalong, Selasa (23/11/2021), membenarkan kalau telah diperiksa KPK dalam kaitan kasus Bupati HSU.

Baca Juga: Jabat Plt Bupati HSU PR Besar Menanti, 17 Jabatan Kosong dan Menunggu Definitif

Undangan pemanggilan pemeriksaan sebagai saksi ini diterimanya langsung dengan kapasitas dirinya atas nama sebagai pribadi.

Dalam pemeriksaan yang dijalani kemarin dengan jadwal pukul 14.00 wita sampai pukul 17.00 wita, Rini mengaku menjawab sekitar 13 sampai 15 pertanyaaan, dengan proses yang berjalan lancar

Halaman:

Editor: Redaktur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X