• Rabu, 26 Januari 2022

Aksi Buruh di DPRD Tabalong: Tuntutan yang Diajukan Salah Satunya Minta PT Adaro Tindak Tegas Tukang Bisik   

- Senin, 6 Desember 2021 | 20:06 WIB
Aksi damai buruh di halaman gedung DPRD Tabalong bersama DPC FSP KEP, melibatkan seribu lebih orang buruh dan pekerj mengajukan sejumlah tuntutan (dok, Banjarmasin Post - Tribun)
Aksi damai buruh di halaman gedung DPRD Tabalong bersama DPC FSP KEP, melibatkan seribu lebih orang buruh dan pekerj mengajukan sejumlah tuntutan (dok, Banjarmasin Post - Tribun)

 

BệBASbaru.com, TABALONG – Aksi damai buruh di halaman gedung DPRD Tabalong bersama DPC FSP KEP (Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, Pertambangan, Minyak, Gas Bumi dan Umum) melibatkan seribu lebih orang buruh dan pekerja.

Dalam orasinya, Ketua Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Kimia, Energi, Pertambangan, Minyak, Gas Bumi dan Umum (PUK SP KEP) Saptaindra Sejati Site ADMO, M Riyadi, mengajukan sejumlah tuntutan.

Baca Juga: Pekan Raya Tabalong Siapkan Pelayanan Vaksinasi Covid-19, Sewa Stand dikeluhkan Kemahalan

Adapun tuntutan aksi antara lain, agar Dewan Pengupahan Kabupaten Tabalong Merumuskan Ulang Tentang Kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Tabalong Tahun 2022.

Menolak PP 36 Tahun 2021 Tentang Pengupahan. Agar Pemerintah Kabupaten Tabalong Menangguhkan Aturan Turunan UU No 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja, Yang Besifat Strategis Dan Berdampak Luas Sesuai Dengan Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Agar Pemerintah Kabupaten Tabalong Menyediakan Pelatihan Kerja Sesuai Dengan Kebutuhan Perusahaan Yang Ada di Kabupaten Tabalong.

Baca Juga: Di Hajar Banjir Jembatan Gantung Penghubung Desa Telaga Itar-Desa Ampukung Tabalong Rusak

Agar PT Saptaindra Sejati Site ADMO Menaikan Upah Pokok Kariyawan Lama Diatas Upah Pokok Kariyawan Baru Sebesar Rp4.084.000.

Meminta PT Adaro Indonesia Untuk Segera Merevisi Sanksi lobang 6 yaitu tidak boleh masuk kerja wilayah PT. Adaro Indonesia selama 5 Tahun;

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X