• Rabu, 26 Januari 2022

Krisis Air Bersih, Kepala Desa Tanipah Kabupaten Banjar Harus Beli Air Bersih Saban Minggu  

- Selasa, 7 Desember 2021 | 21:01 WIB
Kepala Desa Tanipah, Badarudin, mengaku, terpaksa membeli air bersih untuk dikonsumsi setiap pekan mengeluarkan uang Rp 30 ribu. (dok, Suara Ketapang)
Kepala Desa Tanipah, Badarudin, mengaku, terpaksa membeli air bersih untuk dikonsumsi setiap pekan mengeluarkan uang Rp 30 ribu. (dok, Suara Ketapang)

 

BệBASbaru.com, BANJAR - Warga Desa Tanipah, Kecamatan Aluhaluh, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, mengalami krisis air bersih, Selasa (7/12/2021)/

Selama banjir rob melanda desa, warga mengalami kesulitan air bersih. Air untuk dikonsumsi, membeli di desa tetangga, yaitu Desa Aluhaluh Besar.

Kepala Desa Tanipah, Badarudin, mengaku, terpaksa membeli air bersih untuk dikonsumsi setiap pekan mengeluarkan uang Rp 30 ribu.

Itu karena satu drum penampungan air minum memerlukan enam jeriken isi 25 liter. Satu jeriken seharga Rp 5.000 ribu.

Diakui Kades atau Pembakal Badarudin, banjir rob dialami warganya setiap tahun karena berada di wilayah ambang Sungai Barito.

Baca Juga: Adhitya R Asmi Dosen Unsri yang Suka Gerayangi Alias Cabuli Mahasiswi Skripsi Kini di Tahan

Baca Juga: Penghasilan Siskaeee Berbugilria Lebih 2 Milyar Setahun, Ini Kronologi Terungkapnya Bikin Konten di Bandara YI

Baca Juga: Rekor 6 Hari Terakhir Tak Ada Pasien Covid-19 Dirawat di 9 Rumah Sakit Banjarmasin

"Ya, termasuk wilayah pesisir," katanya dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (7/12/2021).

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X