• Sabtu, 28 Mei 2022

Tiga Kecamatan di Martapura Calap Parah,  Warga Terpaksa Mengungsi

- Selasa, 21 Desember 2021 | 08:56 WIB
Cuaca ekstrem di wilayah Utara Kota Banjarbaru disebut menambah tinggi permukaan air banjir di tiga kecamatan di Kabupaten Banjar. (dok, detikNews- Detikcom)
Cuaca ekstrem di wilayah Utara Kota Banjarbaru disebut menambah tinggi permukaan air banjir di tiga kecamatan di Kabupaten Banjar. (dok, detikNews- Detikcom)

BệBASbaru.com, BANJAR -  Plh Kalak BPBD Kabupaten Banjar, H Muhammad Riza Dauly  menyebut cuaca ekstrem di wilayah Utara Kota Banjarbaru disebut menambah tinggi permukaan air banjir di tiga kecamatan di Kabupaten Banjar.

"Kenaikan di Martapura Timur, Martapura, dan Martapura Barat dipengaruhi juga oleh kondisi hujan di wilayah utara Kota Banjarbaru," katanya dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (20/12/2021).

Riza mengaku sudah ada warga yang mengungsi secara mandiri di rumah keluarga yang berada di daratan tinggi.

"Pemda menyiapkan kecamatan untuk pengungsian tingkat kecamatan. Akan dibuka tingkat kabupaten, apabila membesar dan masif terjadi bencana, di lokasi Disdik, BKPSDM, TPH, Disbudpar, Stadion Demang Lehman," katanya.

Baca Juga: Terlalu Tergantung Pasokan dari Sulawesi dan Jawa, Kotabaru Terancam Rawan Pangan

Sementara, Hj Noorhayati, mengaku masih bertahan di rumahnya, meskipun air sudah memasuki rumahnya.

Menurutnya, kondisi banjir itu sudah dialaminya setiap tahunnya. Saat ini masih lega karena akses jalan milik Kabupaten Banjar ditinggikan dan tak terendam.

Bahkan, awal Januari 2021 yang banjirnya terbilang dahsyat, warga Desa Garis, Kecamatan Cintapuri Darussalam tidak ada yang mengungsi.

"Kami membuat katilan (tempat tidur tinggi anti dari banjir, red) dalam rumah," katanya.

Baca Juga: Si Melon 3 Kg Mehong dan Tak Masuk Akal, Warga Desa Pahalatan HST Kembali ke Selera Jadul untuk Bahan Bakar  

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X