• Sabtu, 28 Mei 2022

Di Razia Oknum Penambang Emas dan Pembalakan Kabur, Dishut Kalsel Sita Alat Bukti!

- Rabu, 12 Januari 2022 | 09:03 WIB
Petugas berulang kali menemukan tumpukan kayu yang diduga dari aktivitas illegal logging.Barang bukti mesin di lokasi tambang emas liar dI wilayah Kabupaten Banjar (dok, Banjarmasin Post-Tribun)
Petugas berulang kali menemukan tumpukan kayu yang diduga dari aktivitas illegal logging.Barang bukti mesin di lokasi tambang emas liar dI wilayah Kabupaten Banjar (dok, Banjarmasin Post-Tribun)

BệBASbaru.com, BANJAR - Awal 2022 telah diisi dengan dua kasus baru tangkapan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan. Selain pembalakan liar, juga tambang emas tradisional tanpa izin.

Kepala Bidang Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (PKSDAE) Dishut Kalsel, Pantja Satata, mengatakan, Selasa (11/1/2022), aktivitas tambang emas ilegal ditemukan di Desa Matang Kanas, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.

"Beda lokasi, karena ini lokasinya berada di atas dari tangkapan sebelumnya, di Desa Matang Kanas ini memang kami jadwalkan patroli rutin, karena masih banyak warga yang melakukan penambangan emas liar," katanya.

Baca Juga: Maling ‘Kada Ba’adat’ Mur Jembatan Antasan Bromo Disikat! Resiko Besar Jembatan Bisa Ambruk  

Dia mengungkapkan, aktivitas pertambangan emas ilegal mereka temukan pada 6 Januari 2022.

Sayangnya, saat petugas sampai di sana para penambangnya sudah lari. Diduga ujar Pantja begitu  mendengar kendaraan petugas yang datang, pekerja langsung kabur.

Pada lokasi, Panjta menyebut, petugas gabungan dari Dishut Kalsel, Satpol PP, Polisi dan lain-lain hanya menemukan peralatan yang digunakan untuk menambang emas.

"Ada pompa, pipa dan lain-lain. Semua kami sita. Sedangkan gubuknya kami bakar," sebutnya.

Aktivitas pembalakan liar, pada 6 dan 7 Januari, petugas menemukan 14 kubik kayu tidak bertuan di Desa Mantewe dan Desa Emil Baru, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanbu (Tanah Bumbu).

"Kayu tersebut dipastikan hasil dari illegal logging," ujarnya.

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X