• Sabtu, 28 Mei 2022

Riam Kiwa Meluap, 3 Kecamatan di Banjar pun Calap Parah

- Kamis, 13 Januari 2022 | 08:57 WIB
Data yang dihimpun dari Tim Tagana Kalsel 154 KK dan 616 jiwa di 3 Kecamatan serta 6 Desa di Kab Banjar terdampak akibat banjir kali ini. (dok, Banjarmasin Post-Tribun)
Data yang dihimpun dari Tim Tagana Kalsel 154 KK dan 616 jiwa di 3 Kecamatan serta 6 Desa di Kab Banjar terdampak akibat banjir kali ini. (dok, Banjarmasin Post-Tribun)

BệBASbaru.com, BANJAR - Bencana Hidrometeorology yang diprediksi BMKG beberapa waktu lalu kembali terjadi. Kali ini daerah yang terdampak, yaitu beberapa desa di Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai terendam banjir.

Analis Kebijakan Bencana Dinas Sosial Kalsel, Achmadi, mengatakan, dikarenakan meluapnya Sungai Riam Kiwa sehingga desa yang berada di jalurnya menjadi terdampak.

“Berdasarkan laporan dari kawan-kawan Tagana di lapangan, curah hujan sangat tinggi sejak malam hari dan sampai sekarang pun masih hujan,” kata Achmadi di Banjarmasin, Selasa (11/1/2022).

Baca Juga: Semua Rumah di Bantaran Sungai Calap di Landasan Ulin Banjarbaru  

Ditambahkan Achmadi, saat ini banjir sudah melanda di Desa Sungai Rantau Nangka dengan ketinggian sepinggang orang dewasa dan merendam sejumlah rumah warga.

“Dinsos Kalsel menyiapkan 30 orang personel Tagana, 4 perahu karet, 5 tenda serbaguna, 2 mobil Dumlap, 1 mobil water treatment, 3 mobil tangki, 2 truk angkut, 1 kapal cepat serta ditambah logistik untuk warga,” ucap Achmadi.

Dijelaskannya, desa yang dilalui aliran Sungai Riam Kiwa adalah Desa Belimbing Lama, Desa Rantau Bakula, Rantau Nangka, Sungai Pinang, kemudian masuk ke Desa Panyiuran Kecamatan Pengaron.

Baca Juga: Walaupun Sungai Amandit  Terpantau Aman, Tapi Curah Hujan Masih Ekstrem di HSS

Berdasarkan data yang dihimpun dari Tim Tagana Kalsel 154 KK dan 616 jiwa di 3 Kecamatan serta 6 Desa di Kab Banjar terdampak akibat banjir kali ini.

“Info terakhir 1 fasilitas umum yaitu jembatan terputus akibat banjir ini, semoga hujan reda sehingga air bisa langsung surut. Akan tetapi kami siap siaga 24 jam untuk memantau bencana banjir kali ini,” tandasnya.

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X