• Sabtu, 21 Mei 2022

Kasus 30 IPad Tak Sesuai Spesikasi di Setwan Kota Banjarbaru Kejari Jebloskan Dua Orang Masuk Lapas  

- Selasa, 18 Januari 2022 | 09:11 WIB
Pihak Kejari Banjarbaru menahan AY yang ditengarai seorang Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Setwan dan seorang lainnya adalah AS yang ditenggarai sebagai penyedia (dok, Banjarmasin Post-Tribun)
Pihak Kejari Banjarbaru menahan AY yang ditengarai seorang Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Setwan dan seorang lainnya adalah AS yang ditenggarai sebagai penyedia (dok, Banjarmasin Post-Tribun)

 

BệBASbaru.com, BANJARBARU - Kasus dugaan korupsi pengadaan 30 iPad di Sekretariat DPRD Kota Banjarbaru, Kaliimantan Selatan, memasuki babak baru, Senin (17/01/2022).

Pihak Kejari Banjarbaru menahan AY yang ditengarai seorang Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Setwan dan seorang lainnya adalah AS yang ditenggarai sebagai penyedia.

Penyerahan kedua orang itu, dibarengi dengan barang bukti dugaan tindak pidana Pengadaan Ipad DPRD Banjarbaru tersebut dari penyidik Bidang Pidana Khusus KejariBanjarbaru ke Jaksa Penuntut Umum.

Baca Juga: Lahan Padi Seluas 5 Hektar di Halong Balangan Rusak Di Serang Penyakit Kresek  

Penyerahan mereka beserta barang bukti 30 unit iPad, dikatakan Kepala Seksi Intelijen Kejari Banjarbaru, Nala Arjhunto, dilakukan seiring dengan lengkapnya berkas perkara (P- 21).

Selain barang bukti tersebut, turut pula diserahkan 49 dokumen dan uang senilai Rp 115 juta.

Potensi kerugian keuangan negara yang ditimbulkan dalam dugaan kasus Pengadaan Ipad DPRD Banjarbaru ini Rp 521.154.545.

Itu berdasarkan hasil audit Badan Pengawas Keuangan Pembangunan Perwakilan Provinsi Kalsel Nomor : SR - 299/PW16/5/2021 tertanggal 27 Oktober 2021.

Baca Juga: Kasian! Tak Ada Pilihan Lain Warga Aluan HST Terpaksa Tanam Padi di Lahan Berlumpur  

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X