• Jumat, 1 Juli 2022

Calon Jemaah Haji Mulai Was-was, Kemenag HST Dapat Surat Resmi Menag Terkait Kouta Haji!

- Kamis, 21 April 2022 | 22:40 WIB
Menteri Agama telah mengumumkan bahwa kuota haji Indonesia totalnya 100.051 (dok, Antaranews.com)
Menteri Agama telah mengumumkan bahwa kuota haji Indonesia totalnya 100.051 (dok, Antaranews.com)

BệBASbaru.com, HULU SUNGAI TENGAH – Setelah bersabar bertahun-tahun dan sempat ambyar di tahun 2020 dan 2021, kini harapan bisa berangkat haji tahun ini juga mulai gamang!

Menteri Agama telah mengumumkan bahwa kuota haji Indonesia totalnya 100.051 orang saat memberikan sambutan pada peringatan Nuzulul Quran Selasa 19 April 2022.

Namun terkait kuota tersebut pihak Kemenag di daerah-daerah sampai sekarang belum menerima surat resmi dari Kementerian Agama Pusat tersebut.

Termasuk teknis pelaksanaannya belum diterima, Kepala Seksi Urusan Haji dan Umroh Kemenag Hulu sungai Tengah H Abdul Hadi yang dikonfirmasi mengatakan, biasanya terkait kuota dan teknis pelaksanaan dibarengi surat resmi dalam bentuk Peraturan Menteri Agama.

"Sampai sekarang kami juga belum menerima informasi yang jelas apakah yang dimaksud syarat 65 tahun itu di bawah usia 65 tahun atau diatas 65 tahun dan terhitung sejak kapan juga belum ada penjelasan. Kami seluruh Kasi Urusan Haji belum menerima surat resmi tersebut sehingga belum bisa menginformasikan ke calon haji," kata Abdul Hadi.

Dikutip bebasbaru.com dari banjarmasinpost.co.id, Kamis (21/04/2022), kebiasaan pada persiapan pemberangkatan calon haji pada tahun-tahun sebelumnya, bulan Ramadan harusnya sudah masuk proses pembuatan Visa.

Namun karena belum ada pengumuman kuota dan nama-nama yang berangkat hal tersebut tidak bisa dilakukan.

"Memang untuk paspor sudah dilakukan pengumpulan. Tapi kan kita belum tahu siapa saja yang bisa berangkat sesuai syarat sekarang. Jadinya belum bisa diumumkan. Kami baru bisa bergerak lebih cepat mengumpulkan jika sudah menerima PMA tadi,"ungkap Abdul Hadi.

Mengenai calhaj yang masuk daftar pemberangkatan tertunda dua kali akibat pandemi, disebutkan masih berjumlah 230 orang.

Sebagian besar sudah melakukan pelunasan sejak 2020 dan 2021. Mengenai persiapan pemberangkatan pun sebenarnya sudah disiapkan sejak 2020 dengan beberapa opsi sehingga tinggal menyusun teknis pemberangkatannya.***

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tradisi Unik Batumpang Apam di HST Meriah

Jumat, 6 Mei 2022 | 09:38 WIB
X