• Jumat, 1 Juli 2022

Dermaga Danau Panggang Sudah Tak Memadai dan Jadi Fasilitas Vital, Pemkab HSU Diminta Warga Perbaiki

- Rabu, 11 Mei 2022 | 19:46 WIB
Dermaga Danau Panggang yang letaknya tidak jauh dari Pasar merupakan objek vital yang sering digunakan oleh masyarakat (dok, ANTARA News Kalsel)
Dermaga Danau Panggang yang letaknya tidak jauh dari Pasar merupakan objek vital yang sering digunakan oleh masyarakat (dok, ANTARA News Kalsel)

BệBASbaru.com, HULU SUNGAI UTARA - Kabupaten ini sebagian besar warganya masih mengandalkan transportasi air, sehingga keberadaan dermaga sangat vital.

Bahkan dermaga yang ada di Kecamatan Danau Panggang Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) saat ini masih terus aktif digunakan.

Transportasi air di Kecamatan Danau Panggang dan paminggir masih sangat diperlukan karena desa yang berada di kecamatan paminggir hanya bisa ditempuh menggunakan transportasi air karena letaknya yang berada di tengah daerah rawa.

Dermaga Danau Panggang yang letaknya tidak jauh dari Pasar merupakan objek vital yang sering digunakan oleh masyarakat, berbagai jenis kendaraan transportasi air baik itu kapal kecil maupun besar tambat di sekitar dermaga.

Untuk menarik serta turunnya penumpang hanya menggunakan satu area Dermaga.

Biasanya beberapa pinggiran Dermaga lain digunakan untuk memarkir atau meletakkan kapal yang tengah tidak melakukan perjalanan.

"Harus gantian kapal datang dan mau pergi memang sebaiknya ada tempat untuk kapal yang ingin berangkat dan kapal yang baru datang menuju ke Dermaga agar tidak perlu antri," ujar Fahmi salah satu pemilik kapal.

Para penumpang yang ingin menuju ke Kecamatan paminggir bisa menggunakan kapal angkutan umum secara pribadi namun bisa juga menggunakan speedboat yang di sewa per kapal sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Dikutip bebasbaru.com dari banjarmasinpost.co.id, Rabu (11/05/2022).

Untuk penyewaan kapal memang membutuhkan biaya yang cukup mahal seperti untuk berjalan-jalan ke desa untuk melihat objek wisata kerbau rawa. Dalam satu kali perjalanan bisa memerlukan biaya sekitar Rp500.000 hingga Rp700.000 ah tergantung tujuan yang ditempuh.

Jalur transportasi air memang selalu memerlukan perhatian terlebih pada saat musim penghujan di mana terkadang jalur ini di dipenuhi dengan tanaman air yang menyebabkan transportasi air tidak bisa melintas.***

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X