• Selasa, 9 Agustus 2022

Pencarian Belum Membuahkan Hasil, Terkait Dugaan Tenggelamnya Gadis 11 Tahun di Sungai Jangkung Tabalong

- Senin, 30 Mei 2022 | 08:35 WIB
Pencarian gadis 11 tahun yang di duga  tenggelam di Sungai Jangkung, Kelurahan Jangkung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalsel, Minggu (29/5/2022) siang (dok, Tangkapan Layar Bpost)
Pencarian gadis 11 tahun yang di duga  tenggelam di Sungai Jangkung, Kelurahan Jangkung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalsel, Minggu (29/5/2022) siang (dok, Tangkapan Layar Bpost)

BệBASbaru.com, TABALONG – Banjir yang sempat melanda Tabalong beberapa hari yang lalu ternyata membawa korban, yakni tenggelamnya seorang bocah di sungai yang saat itu sedang dalam-dalamnya.

Pencarian gadis 11 tahun yang di duga  tenggelam di Sungai Jangkung, Kelurahan Jangkung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (29/5/2022) siang, masih terus dilakukan.

Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap korban, Nazwatun Zahra, dengan cara penyisiran manual dan juga ada yang menyelam secara manual sejak kemarin sore setelah laporan diterima.

Untuk saat ini tak hanya relawan dari Tabalong saja yang berada di lokasi, tetapi juga ada dari luar Tabalong yang ikut dalam  Tim SAR gabungan membantu lakukan pencarian.

Sementara itu, kondisi kedalaman air sungai tempat korban diduga tenggelam saat ini terlihat jauh menurun dibandingkan pada hari kedua.

Jembatan kayu yang sore kemarin masin tenggelam karena luapan sungai, sekarang juga terpantu sudah kering.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin melalui Koordinator Unit Siaga SAR Tabalong, Andy Surya Sinaga, ditemui di lokasi, mengatakan, untuk hari kedua pencarian mulai dilakukan sejak pagi sekitar pukul 06.00 wita.

"Dilakukan penyisiran secara manual, untuk perahu karet tidak bisa dipakai karena sungan yang sempit dan juga ada ranting pohon dan keramba di sungai," katanya.

Untuk jarak pencarian pada hari kedua ini diperluas lagi hingga mencapai 250 meter dari titik nol diduga korban tenggelam.

"Sementara tidak ada tanda-tanda korban ditemukan, tapi kami  Tim SAR gabungan masih berusaha melakukan pencarian secara manual dan beberapa tim juga melakukan penyelaman manual," ujarnya.

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X