• Jumat, 3 Desember 2021

Taliban Akan Kembali Hidupkan Lagi Hukuman Potong Tangan Bagi Pencuri

- Sabtu, 25 September 2021 | 08:03 WIB
Untuk tegakan hukum Islam, Taliban akan terapkan hukum potong tangan bagi pencuri (dok, gatra.com)
Untuk tegakan hukum Islam, Taliban akan terapkan hukum potong tangan bagi pencuri (dok, gatra.com)

BệBASbaru.com, DUNIA-KABUL - Taliban kembali berkuasa di Afghanistan usai pemerintahan sebelumnya dan pasukan Amerika Serikat (AS) meninggalkan negara itu. Kembali berkuasanya Taliban juga bakal mengembalikan hukuman potong tangan.



Dilansir The Associated Press (AP), Jumat (24/9), salah satu pendiri Taliban yakni Mullah Nooruddin Turabi menepis kemarahan publik soal eksekusi gaya Taliban di masa lalu. Hukuman potong tangan pernah diterapkan Taliban pada era akhir '90-an.



Taliban pada masa lalu mengeksekusi pelaku pelanggaran di depan kerumunan warga di stadion. Nooruddin Turabi memperingatkan dunia tidak usah ikut campur soal hukuman potong tangan "Semuanya mengkritik kami soal hukuman di stadion, tapi kami tidak pernah bilang apapun soal hukum dan hukuman mereka," kata Turabi di Kabul.



"Tak akan ada yang bisa mengajari kami soal bagaimana hukum yang harus kami terapkan. Kami akan mengikuti Islam dan kami akan membuat hukum sesuai dengan Quran," ujarnya.



Turabi yang berusia 60 tahun pernah menjabat sebagai Menteri Keadilan dan Kepala Kementerian Penyebaran Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan atau polisi religius. Pada saat itu, dunia mengutuk hukuman ala Taliban yang mengambil lokasi di stadion olahraga Kabul atau di halaman masjid Eid Gah, kadang dihadiri oleh ratusan pria Afghanistan.

Halaman:

Editor: Admin

Tags

Terkini

X