• Kamis, 30 Juni 2022

Uang Haram Robot Trading Mengalir ke Klub Persija Jakarta, Madura United dan Bhayangkara FC, Polisi Sita 1,5 M

- Jumat, 13 Mei 2022 | 21:07 WIB
Kasus robot trading Viral Blast ini telah merugikan sekira 12.000 anggotanya dengan total kerugian mencapai Rp1,2 triliun (dok, Seputar Cibubur-Pikiran Rakyat)
Kasus robot trading Viral Blast ini telah merugikan sekira 12.000 anggotanya dengan total kerugian mencapai Rp1,2 triliun (dok, Seputar Cibubur-Pikiran Rakyat)

BệBASbaru.com, LIGA INDONESIA – Polisi bukan hanya menyasar selebritis tanah air, klub sepakbola pun ikut di sasar. Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri menyita sejumlah aset dari tersangka penipuan investasi melalui aplikasi robot trading Viral Blast.

Tak hanya itu, dalam kasus robot trading Viral Blast ini penyidik juga menyita uang senilai Rp1,5 miliar dari tiga klub sepak bola Tanah Air.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan, total uang yang disita sebagai barang bukti terkait kasus tersebut yakni Rp22,945 miliar.

Adapun rinciannya, kata dia, Rp20 miliar dari para tersangka, Rp1,4 miliar merupakan uang muka pembelian mobil Mercedes Benz dari tersangka PW ke dealer di Surabaya, dan uang Rp45 juta disita dari exchange atas nama S.

"Kemudian uang tunai sebanyak Rp1,5 miliar dari tiga klub bola di Tanah Air," kata Ramadhan.

Pada kesempatan terpisah Kasubdit III Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Pol Robertus Yohanes De Deo Tresna Eka Trimana menuturkan bahwa tiga klub sepak bola yang terseret dalam kasus robot trading Viral Blast, yakni.

"Iya (disita) ada dari beberapa klub bola, sebagian disita dari Persija, Madura United, dan Bhayangkara FC," kata Robertus.

Robertus menjelaskan bahwa uang yang disita tersebut terkait dengan sponsorship PT Trust Global Karya yang mengelola aplikasi robot trading Viral Blast Global, yang diduga berasal dari kejahatan investasi bodong.

Sementara itu, penyidik Bareskrim Polri belum melakukan penyitaan aset atau dana dari klub sepak bola PS Sleman yang juga ikut diperiksa sebagai salah satu saksi dalam kasus Viral Blast ini.

"Sementara (disita) baru dari 3 klub bola tersebut," ucap Robertus.

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X