• Jumat, 1 Juli 2022

Atlet Trangender Tak Bisa Lagi Langsung Ikut Kejuaraan yang Pesertanya Putri Tulen, Ini Alasannya!

- Rabu, 22 Juni 2022 | 21:54 WIB
Atlet renang putri Jawa Timur Nurul Fajar Fitriyati (kiri) dan atlet renang Riau Azzahra Permatahani (kanan)  (dok, ANTARA/M Agung Rajasa)
Atlet renang putri Jawa Timur Nurul Fajar Fitriyati (kiri) dan atlet renang Riau Azzahra Permatahani (kanan)  (dok, ANTARA/M Agung Rajasa)

BệBASbaru.com, RAGAM LAINNYA– Ramenya atlet pria berubah kelamin jadi wanita lalu ikut pertandingan olahraga kini di sorot Federasi Renang Internasional (FINA).

FINA mengeluarkan kebijakan baru terkait pembatasan partisipasi atlet transpuan dalam kompetisi wanita.

FINA membentuk kelompok kerja untuk menetapkan kategori ‘terbuka’ bagi mereka di beberapa acara sebagai bagian dari penetapan kebijakan baru tersebut.

Pejabat FINA mengatakan tujuan kebijakan tersebut adalah untuk memastikan persaingan yang adil dalam lomba renang putri.

FINA menemukan bukti ilmiah bahwa transpuan mempertahankan keunggulan fisik mereka meskipun telah menjalani terapi hormon dan pengurangan testosteron.

Ahli fisiologi olahraga di bawah naungan FINA, dr. Sandra Hunter, sedang menyelidiki masalah ini.

"Pada usia 14 tahun atau lebih, perbedaan antara anak laki-laki dan perempuan sangat besar. Itu karena keuntungan yang dialami karena adaptasi fisiologis dalam testosteron dan kepemilikan kromosom Y," kata Sandra.

"Beberapa keunggulan fisik ini berasal dari struktural seperti tinggi, panjang tungkai, ukuran jantung, ukuran paru-paru dan mereka akan dipertahankan, bahkan dengan penekanan atau pengurangan testosteron yang terjadi dalam transisi dari pria ke wanita," katanya dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Reuters pada Selasa, 21 Juni 2022 dan dilansir bebasbaru.com, Rabu (22/06/2022

Kebijakan baru FINA ini menyatakan bahwa perenang transpuan boleh bersaing dalam kompetisi wanita asalkan memenuhi sejumlah syarat.

"Mereka dapat memenuhi persyaratan FINA, yaitu mereka tidak mengalami bagian dari pubertas pria di luar Tanner tahap 2 (pubertas) atau sebelum usia 12 tahun," kata Sandra.

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X