• Rabu, 8 Desember 2021

LSI Denny JA: Pilpres 2024 Airlangga Hartarto Lengkap, Tapi Hanya PDIP yang Tanpa Koalisi Bisa Usung Calon

- Jumat, 18 Juni 2021 | 09:09 WIB
Denny JA, akurasi surveynya sudah diakui (dok, media indonesia)
Denny JA, akurasi surveynya sudah diakui (dok, media indonesia)

BệBASbaru.com, POLITIK - Survei LSI Denny JA mengatakan ada tiga tokoh yang menjadi king atau queen maker yang akan menjadi penentu siapa yang bakal berlaga di Pilpres 2024.  Ketiga tokoh itu adalah tiga ketua umum partai yaitu Partai Golkar, PDI Perjuangan dan Gerindra.



"Tokoh-tokoh (king/queen maker) itu adalah Megawati Soekarnoputri, kemudian Prabowo Subianto, dan Airlangga Hartarto," kata Peneliti Senior LSI Adjie Alfaraby dalam konferensi pers virtual, Kamis (17/6/2021). Di antara tiga nama itu, Adjie menilai Airlangga Hartarto sebagai king maker yang paling lengkap dan komplit karena berpotensi menjadi calon presiden atau calon wakil presiden di 2024.



"Airlangga termasuk kategori king maker yang paling lengkap, paling komplit. Dengan kategori king maker dan peluang mereka menjadi king atau wakil king maka dari tiga nama ini yang masih terbuka peluangnya adalah Airlangga Hartarto baik sebagai capres maupun cawapres," ujar Adjie. Menurut dia, para ketua umum partai politik itu telah mengantongi 3/4 tiket untuk mengusung calon presiden. Hal ini mengingat UU Pemilu yang mengatur bahwa calon presiden harus mengantongi suara partai politik atau koalisi parpol minimal 20 persen kursi DPR atau 25 persen dari total suara nasional.



"Dengan angka itu atau dengan regulasi itu, maka tiga tokoh ini adalah yang kita sebut sebagai 3 king/queen maker 2024," jelasnya. Dia menyampaikan bahwa dengan ambang batas 20 persen, untuk mengusung capres setidaknya harus memiliki 115 kursi di DPR RI.  Adapun PDIP saat ini memiliki 128 kursi, Golkar 85 kursi, dan Gerindra 78 kursi di parlemen.



Sementara itu, Partai NasDem mempunyai 59 kursi, PKB 58 kursi, Partai Demoktat 54 kursi, PKS 50 kursi, PAN 44 kursi, dan PPP 19 kursi. Dengan begitu, hanya PDIP yang melewati ambang batas 20 persen dan  memiliki tiket penuh untuk mencalonkan calon presiden. "Sedangkan Golkar dan Gerindra saat ini sudah mencapai 3/4 tiket untuk bisa mencalonkan calon presiden atau cawapres," ujar Adjie

Halaman:

Editor: Admin

Tags

Terkini

X