• Senin, 2 Oktober 2023

Enak Betul Menteri Jokowi-Ma’ruf Saat Ini, Ketika Nyaleg Tak Mundur Sebagai Menteri! Kini Ramai Pilih Dapil

- Rabu, 10 Mei 2023 | 21:16 WIB
Para Menteri yang nyaleg kini tak perlu mundur, sementara yang ASN-TNI-Polri atau Kepala Daerah-Wakil harus mundur! (dok, tangkapan layar/meme bebasbaru)
Para Menteri yang nyaleg kini tak perlu mundur, sementara yang ASN-TNI-Polri atau Kepala Daerah-Wakil harus mundur! (dok, tangkapan layar/meme bebasbaru)

BEBASBARU.COM, POLITIK – UU Pemilu di rasa sangat tak adil saat ini, kalau Kepala Daerah dan Wakil nya, serta ASN-TNI-Polri nyaleg.

Maka resikonya mereka harus mundur dari posisinya, nah bagaimana dengan para Menteri yang akan Nyaleg.

Ternyata mereka tak perlu mundur, lhoo kok bisa..?

Baca Juga: Prabowo Makin Pede Tantang Ganjar dan Anies, PKB Sebut Parpolnya Sepakat Dukung Nyapres, Golkar Maju Mundur?

Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu tak melarang para menteri mendaftar sebagai calon anggota DPR.

Dalam aturan itu, Para menteri bahkan tak diperlukan untuk mengundurkan diri dari jabatannya ketika maju caleg.

Pasal 240 Ayat (1) huruf k mengatur ada beberapa jabatan publik yang harus mengundurkan diri bila pejabatnya maju sebagai calon anggota DPR.

Di antaranya kepala-wakil kepala daerah, ASN, anggota TNI-Polri, direksi, komisaris, dewan pengawas dan karyawan pada BUMN/BUMD.

Peneliti politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Wasisto Raharjo Jati berpandangan fenomena menteri aktif yang maju sebagai Caleg bukan fenomena baru dalam kancah politik Indonesia.

Ia mengatakan langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipatif sang politikus tetap berada di kekuasaan bila tak lagi menjabat di ranah eksekutif usai Pemilu 2024.

Meski tak dilarang maju caleg, Peneliti politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Wasisto Raharjo Jati beranggapan, para menteri tetap menyeimbangkan antara kerja politik dan kerja di pemerintahan.

Baca Juga: Pengamat Ini Sebut Jokowi Berpihak, Penyelenggara Negara ASN-TNI-Polri Pasti Ikutan Tak Netral, Benarkah?

Baginya, hal ini penting agar para menteri agar tidak timpang kinerjanya.

"Selama masih berstatus seorang menteri di pemerintahan, profesionalitas itu perlu dijaga. Karena dari situlah bisa berdampak positif pada citra positif dan persepsi publik," kata dia.***

Halaman:

Editor: H. Masruddin

Sumber: Beragam Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X