• Rabu, 26 Januari 2022

AHY Khianati Pendukungnya Bag 4: Musda dan Muscab Ala DPP AHY Kentara Sekali Politik Dagang Sapi

- Rabu, 1 Desember 2021 | 10:38 WIB
Musda yang diselenggarakan DPP Partai Demokrat di Riau dan beberapa Propinsi lainnya, di duga marak terjadinya politik dagang sapi, alias ada indikasi money politik (dok, line today)
Musda yang diselenggarakan DPP Partai Demokrat di Riau dan beberapa Propinsi lainnya, di duga marak terjadinya politik dagang sapi, alias ada indikasi money politik (dok, line today)

 

BệBASbaru.com, POLITIK – Setelah AHY di pilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat menggantikan ayahnya SBY sendiri melalui Kongres ke V di Jakarat, yang di tengarai cacat administrasi secara AD ART.

Baca Juga: Ada Dermawan yang Belanja di Pasar Murah Mantimin Balangan, Tujuannya Bantu Korban Banjir  

Awalnya banyak kader berharap ada perubahan besar yang akan menguntungkan semua kader, mengingat Pemilu Tahun 2019 dulu, banyak kader PD yang gagal merengkuh impian sebagai Angoota DPRD. Termasuk jatuhnya perolehan PD di Senayan.

Namun, ke anehan sudah mulai nampak, kala AHY dan Sekjennya Tengku Refki justru merubah SK seluruh Ketua DPC dan DPD se Indonesia.

“Ini sangat aneh, SK hanya boleh berubah setelah di adakan Musda atau Muscab, baik Musda-Muscab dalam kondisi normal ataupun Luar Biasa, tapi oleh DPP AHY di rubah sangat ‘brutal’ ini lah awal mulai kekecewaan pada kader, dan mulai bertanya-tanya ada apa, kan tidak ada yang urgen dengan pergantian SK tersebut,” ungkap mantan Ketua DPC yang di pecat AHY.

Baca Juga: Wuihhh! Di Kalsel Ternyata Marak Kawin Di Bawah Umur, Datanya di Atas Rata-rata Nasional

Kekagetan kader terutama ketua-ketua DPC dan DPD se Indonesia yang kedua adalah, adanya rencana DPP AHY akan mengadakan Musda dan Muscab se Indonesia yang dipercepat, dengan alasan menghadapi verfikasi parpol yang diadakan KPU pada awal tahun 2022.

“Dulu mantan Ketum Susilo Bambang Yuhoyono saat hadapi verifikasi parpol Tahun 2018, semua SK Ketua DPC dan DPD cukup diperpanjang saja melalui SK baru, ga perlu ada Musda-Muscab,” ungkap mantan Ketua DPC di Kalsel yang di pecat DPP AHY.

Dan yang ketiga, setelah Musda dan Muscab di adakan, semua calonnya di bawa ke DPP dan akan di tentukan pemenangnya kemudian oleh DPP AHY.

Halaman:

Editor: Redaktur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X