• Sabtu, 28 Mei 2022

Partai Demokrat Diduga Terima Suap Bag 1: KPK Telisik Aliran Duit Bupati PPU ke Pengurus Partai

- Minggu, 16 Januari 2022 | 09:10 WIB
KPK akan telisik aliran dana ke pengurus Partai Demokrat, terkait OTT KPK terhadap Bupati PPU Abdul Gafur Mas'ud (dok, a-news.id)
KPK akan telisik aliran dana ke pengurus Partai Demokrat, terkait OTT KPK terhadap Bupati PPU Abdul Gafur Mas'ud (dok, a-news.id)

BệBASbaru.com, POLNAS - Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Abdul Gafur Mas'ud menjadi tersangka kasus dugaan suap proyek pembangunan jalan bersama dengan Bendahara Umum DPC Partai Demokrat (PD) Balikpapan Nur Afifah Balqis. KPK akan menyelidiki aliran dana ini ke Partai Demokrat.

Baca Juga: Ini Cara Jitu Lacak Nomor HP Penipu Pakai WhatsApp Web, Jamin Langsung Ketemu!  

Diketahui, KPK menetapkan Abdul Gafur Mas'ud sebagai tersangka karena menerima suap dalam kasus ini. Selain Gafur, KPK juga telah menetapkan di antaranya:

Sebagai penerima:

  1. AGM (Abdul Gafur Mas'ud) Bupati Penajam Paser Utara 2018-2023
  2. MI (Mulyadi) Plt Sekda Kabupaten Penajam Paser Utara
  3. EH (Edi Hasmoro) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara
  4. JM (Jusman) Kepala Bidang Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara
  5. NAB (Nur Afifah Balqis) Swasta / Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Balikpapan

Baca Juga: Sekber Minta Jokowi ‘Turun Pangkat’ Jadi Cawapres 2024 Berpasangan dengan Prabowo, Emank Jokowi Mau?  

Dalam OTT ini, KPK pun turut menyita uang Rp 1 miliar. Selain uang Rp 1 miliar, KPK menyita uang Rp 447 juta yang berada di rekening.

"Selanjutnya seluruh pihak yang diamankan beserta barang bukti berupa uang tunai sejumlah Rp 1 miliar dan rekening bank dengan saldo Rp 447 juta serta sejumlah barang belanjaan dibawa ke gedung Merah Putih untuk dilakukan pemeriksaan dan permintaan keterangan," ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat konferensi pers, Kamis (13/1/2022).

Uang Rp 447 juta yang di dalam rekening itu ada di rekening Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Balikpapan, Nur Afifah Balqis (NAB). Uang itu diduga KPK juga berasal dari rekanan proyek di PPU.

"Uang yang tersimpan dalam rekening bank milik NAB sejumlah Rp 447 juta yang diduga milik Tersangka AGM yang diterima dari para rekanan," jelas Alex.

Halaman:

Editor: Redaktur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X