• Sabtu, 28 Mei 2022

Arteria ‘Nyinyir’ Dahlan: Sebelum Kasus Sunda, Pernah Semprot Kemenag Bangsat dan Tak Sopan Ke Prof Emil Salim

- Kamis, 20 Januari 2022 | 20:04 WIB
Politisi PDIP Arteria Dahlan dan Dosen Pasca-Sarjana Universitas Indonesia Emil Salim adu argumen terkait Perppu KPK dalam program 'Mata Najwa'    (dok, WowKeren.com)
Politisi PDIP Arteria Dahlan dan Dosen Pasca-Sarjana Universitas Indonesia Emil Salim adu argumen terkait Perppu KPK dalam program 'Mata Najwa'   (dok, WowKeren.com)

 

 

BệBASbaru.com, POLNAS - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjatuhkan sanksi kepada kadernya yang juga anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan buntut kritik dan desakan copot seorang kepala kejaksaan tinggi (kajati) berbahasa Sunda dalam rapat.

Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun mengatakan sanksi itu diberikan usai Arteria dimintai klarifikasi atas kasus tersebut di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/1).

"Surat sanksi peringatan ditandatangani Pak Sekjen dan saya sebagai Ketua DPP Bidang Kehormatan," kata Komarudin dalam keterangannya, Kamis (20/1).

Baca Juga: Polisi Tolak Laporan Pemuda Gereja Soal Ceramah Abdul Somad Di Salib Ada Jin

Komarudin mengaku banyak menerima laporan terkait kasus tersebut, termasuk dari kader partai mereka di Jawa Barat. Para kader mengaku menyesalkan ucapan Arteria dalam rapat Komisi III DPR itu.

Ia menegaskan pernyataan Arteria telah melanggar etik dan disiplin organisasi. Dalam klarifikasi, Komarudin membenarkan bahwa Arteria telah meminta maaf atas ucapannya.

Secara terpisah, Arteria juga telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Barat atas masalah ini.

"Saya dengan sungguh-sungguh menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Barat, khususnya masyarakat Sunda atas pernyataan saya beberapa waktu lalu," ujar Arteria.

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X