• Jumat, 1 Juli 2022

Gara-gara Pernah Dukung Prabowo, UAS Ngaku Terima Bullyan Dahsyat dan Juga Kerugian Materi Tak Sedikit!

- Senin, 9 Mei 2022 | 21:31 WIB
Dalam sebuah bincang online bersama pengamat politik Refly Harun, UAS menceritakan jika keputusannya untuk mendukung Prabowo kala itu harus dibayar dengan mahal (dok, Pikiran Rakyat Bekasi)
Dalam sebuah bincang online bersama pengamat politik Refly Harun, UAS menceritakan jika keputusannya untuk mendukung Prabowo kala itu harus dibayar dengan mahal (dok, Pikiran Rakyat Bekasi)

BệBASbaru.com, POLNAS – Gara-gara pernah dukung Prabowo, Ustaz Abdul Somad (UAS) mengaku menderita kerugian tak sedikit, inilah kejamnya ulah penjilat penguasa yang menekan semua pendukung Prabowo saat Pilpres Tahun 2019 lalu.

UAS menceritakan konsekuensi yang diterimanya saat memutuskan untuk mendukung Prabowo menjadi calon presiden (capres) pada tahun 2019 lalu.

Tak tanggung-tanggung, UAS harus membayarnya dengan hal menyakitkan berupa bully dan kebencian yang ditujukan kepadanya. Tak hanya itu, ia pun menerima kenyataan beberapa pekerjaan yang dibatalkan sepihak oleh pihak penyelenggara.

Dalam sebuah bincang online bersama pengamat politik Refly Harun, UAS menceritakan jika keputusannya untuk mendukung Prabowo kala itu harus dibayar dengan mahal.

Meski demikian, ia mengaku tidak menyimpan rasa kebencian atau pun penyesalan sama sekali.

"Tidak ada kekecewaan sedikit pun karena itu adalah hal yang sudah saya lakukan, saya hanya perlu melakukan apa yang saya lakukan," ucap UAS.

"Walau pun saya harus membayar dengan high cost, harga mahal, dengan bully, dengan kebencian, dengan putus persahabatan dan lain-lain," lanjutnya.

UAS pun menceritakan bagaimana ia menerima pembatalan kerja secara sepihak beberapa saat sebelum tabligh akbar. Hal ini menjadi konsekuensi lain yang ia terima.

"Ada satu BUMN yang sudah menyiapkan tiga ribu nasi kotak tiba-tiba membatalkan dua jam sebelum tabligh akbar," tutur UAS.

"Ada BUMN yang mengundang saya setahun sebelumnya untuk hari ulang tahun, dibatalkan seminggu sebelum hari H," lanjutnya.

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X