• Jumat, 1 Juli 2022

Minta Ganjar Jangan Nyapres Atau Nasibnya Seperti Setnov, Karena Kasus Mega Korupsi E-KTP Bisa Dibongkar Lagi

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 21:50 WIB
Ganjar Pranowo dinilai belum pantas untuk maju nyapres, lantaran tidak ada nilai jual kepada masyarakat (dok, Pikiran Rakyat)
Ganjar Pranowo dinilai belum pantas untuk maju nyapres, lantaran tidak ada nilai jual kepada masyarakat (dok, Pikiran Rakyat)

BệBASbaru.com, POLNAS – Gubernur Jateng ini diperingatkan jangan terlalu ngotot maju di Pilpres, kalau PDIP tak merestuinya, karena bisa jadi nasibnya akan berakhir tragis.

Pengamat Politik Muslim Arbi memberi komentar monohok soal wacana pencalonan Ganjar Pranowo maju menjadi Capres 2024 mendatang.

Muslim Arbi memandang Ganjar Pranowo berkesan memaksakan kehendak untuk maju sebagai Capres 2024.

Padahal, kata Muslim Arbi, Ganjar Pranowo tergolong miskin karya dan prestasi menjelang pilpres 2024 nanti.

Sebab itu, Muslim menilai Ganjar Pranowo belum pantas untuk maju nyapres, lantaran tidak ada nilai jual kepada masyarakat.

Hal itu cukup berbeda kata Muslim, dibandingkan dengan beberapa kepala daerah yang juga diisukan nyapres pada 2024 nanti. Beberapa di antaranya oleh Muslim telah membuat karya monumental di daerahnya masing-masing.

"Anies punya JIS, Jaklingko, Rumah DP 0 persen, Formula E, Museum Nabi Muhammad. Ridwan Kamil, punya Petani Milenial 4.0, Khofifah Indar Parawansa dengan Indonesia Islamic Science Park di Madura,” kata Muslim dikutip Hops.ID dari Terkini, Sabtu, 12 Mei 2022.

Bahkan Muslim memandang miris, sebab sejauh ini Ganjar Pranowo belum meninggalkan karya monumental sama sekali selama menjabat Gubernur Jawa Tengah.

Justru menurut Muslim, Ganjar Pranowo hanya meniggalkan beberapa masalah, antara lain kemiskinan, korupsi dan masalah agraria.

“Ganjar tidak meninggalkan karya monumental apapun selain provinsi dengan indeks kemiskinan tertinggi, Wadas, Kendeng, juga jejak perkara di KTP-elektronik,” ujar Muslim.

Halaman:

Editor: Editor Alma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X