• Rabu, 1 Februari 2023

Resesi Seks Makin Parah, Warga Ogah Punya Anak Angka Kelahiran Menurun Drastis, Jepang Bisa Tinggal Sejarah

- Rabu, 25 Januari 2023 | 22:08 WIB
Subsidi ternyata tak mempan, karena banyak wanita Jepang ogah punya anak (dok, tangkapan layar/net)
Subsidi ternyata tak mempan, karena banyak wanita Jepang ogah punya anak (dok, tangkapan layar/net)

BEBASBARU.COM, INTERNASIONAL – Pemerintah Jepang kini pusing 7 keliling, dari tahun ke tahun manula semakin banyak, akibat resesi seks.

Tapi angka kelahiran justru terus menurun drastis dari tahun ke tahun, bahkan Angka kelahiran di negeri JAV ini hanya 800 ribu di tahun 2022.

Ini tentu sangat menakutkan bagi pemerintah Jepang, padahal mereka sudah bikin UU yang intinya membantu dan mensubsidi setiap warga yang mau hamil.

Baca Juga: Kasian Farhat Abbas, Bunda Corla Cueki Pansosnya, Pilih Pulang ke Jerman Daripada Ladeni Pengacara Itu

Pemerintah telah menjanjikan lebih banyak bantuan keuangan untuk membalikkan kondisi tersebut, tetapi banyak orang tua mengatakan memiliki anak masih terlalu mahal.

"Kami bertahan hidup dengan memotong tabungan kami sekarang," kata Katahira Kazumi, yang sudah menjadi ibu dari seorang anak berusia 4 tahun.

"Anak kedua tidak terpikirkan oleh kami," katanya kepada NHK.

Katahira memotong jam kerjanya untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarganya dan berencana memiliki setidaknya dua anak.

Tapi setelah bertahun-tahun menjalani perawatan kesuburan yang mahal, dia mengatakan mereka tidak mampu membiayai keluarga yang lebih besar.

Halaman:

Editor: H. Masruddin

Sumber: Beragam Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X